Lagi, Satpol PP Kabupaten Bogor Tutup Galian Liar

Home / Pemerintahan

Senin, 28 Mei 2018 - 15:21 WIB

PARUNG, kabar1.com – Tindakan tegas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor terhadap galian liar, terus berlanjut. Tak lama setelah melakukan penyegelan di Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, selang beberapa jam kemudian, korps penegak perda ini melakukan aksi serupa terhadap aktivitas galian di Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Senin (28/5/2018).

Baca juga :  Pungli di Desa Pasir Kacapi Mulai Rp500 sampai Rp3 Juta

“Seperti yang sudah saya tekankan. Ini merupakan bagian dari penegakan Perda. Jadi, jika aktivitas galian tak ada izin. Kami tutup paksa,” papar Kepala Bidang Perundang-Undangan Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho kepada kabar1.com.

Agus menyebut, tindakan penutupan ini juga tak lain berawal dari laporan masyakarat yang mengeluhkan adanya kegiatan galian dan lalu lalang kendaraan besar sehingga dianggap telah mengganggu ketertiban umum.

Baca juga :  Parung Panjang Surganya Pengusaha Nakal

“Sekali lagi saya tegaskan. Kami akan menutup paksa aktivitas galian ilegal. Kami sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jabar dan Perda Kabupaten Bogor sudah mengatur soal penindakan galian ilegal,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, among Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor menutup paksa 2 proyek pembangunan dan sebuah galian liar di Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, lantaran belum mengantungi perizinan lengkap.

Baca juga :  Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Disdik MoU Dengan KAMMI Bogor

2 proyek bangunan itu diantaranya, pembangunan sebuah yayasan Sekolah Luar Biasa (SLB) dan perumahan ruko yang dikamuflase dengan izin hunian karyawan. Sedangkan satu lagi, merupakan galian liar yang memang sudah mengganggu ketertiban umum.WNK