Home / Hukum Kriminal

Rabu, 19 Februari 2020 - 23:32 WIB

Kunjungi Selandia Baru, Kepala BNN RI Akui Peredaran Narkoba Makin Kompleks

SELANDIA BARU – Perkembangan kejahatan lintas negara yang semakin kompleks khususnya peredaran gelap narkotika menjadi perhatian khusus bagi pimpinan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI).

Selandia Baru dipilih karena negara ini dinilai sukses membina petani kopi di lahan yang sebelumnya merupakan ladang ganja menjadi lahan produktif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar melalui program Grand Design Alternative Development.

Atas dasar ini pula, Kepala BNN RI, Heru Winarko melakukan kunjungan kerja ke Selandia Baru dalam rangka studi banding dan menjalin kerjasama antar penegak hukum kejahatan narkotika, Rabu (19/2/2020).

Lokasi pertama adalah Pusat Pelatihan Anjing Pelacak Polisi Selandia Baru, Pusat Riset Barang Bukti Kepolisian Selandia Baru serta Universitas Victoria di Wellington. Disini, rombongan diterima oleh Kepala Pusat Pelatihan NZPDT dan para instruktur yang langsung mengajak delegasi melihat-lihat fasilitas yang dimiliki serta teknik pelatihannya hingga menjadi anjing pelacak yang handal.

Baca juga :  Ratusan Kilo Ganja Diamankan Polres Cianjur

Rombongan delegasi BNN RI juga menyempatkan diri melihat berbagai perlengkapan yang dimiliki, antara lain Dog Detector, Puppy Training Display NZP Dog Training serta dilanjutkan dengan melaksanakan Diskusi tentang Program Pelatihan Anjing, Upaya Breeding, standard and certification serta struktur di lingkungan NZP Dog Training Centre.

Setelah selesai melaksanakan kegiatan di Pusat Pelatihan Anjing Pelacak Kepolisian Selandia Baru, Kepala BNN RI beserta rombongan delegasi BNN RI kemudian melanjutkan kunjungan kerjanya ke Evidence Based Policing Center di 160 Lambton Quay, Wellington 6011
yang diterima Officer William Smith dan dilanjutkan dengan melihat-lihat fasilitas di lingkungan Evidence Based Policing Centre.

Baca juga :  BNNP Banten Musnahkan Setengah Kwintal Ganja

Agenda selanjutnya adalah mengunjungi Victoria University yang terletak di jalan Lifelong Learning Centre di Kelburn Parade, Kelburn, Wellington Selandia Baru.

Delegasi BNN RI diterima langsung Rektor Universitas Victoria yang dalam pembicaraanya dengan Heru Winarko, ia menawarkan kerjasamanya yaitu dengan memberikan Beasiswa untuk Pengembangan Kapasitas Bahasa Inggris bagi pegawai di lingkungan BNN dan Program Beasiswa S-2 yang akan dilaksanakan di Universitas Victoria Selandia Baru.

Atas kerjasama tersebut, Kepala BNN RI memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih serta akan menindak lanjutinya dengan mengirimkan pegawai BNN RI yang berminat untuk sekolah di Victoria University.

“BNN senantiasa mendorong upaya untuk menjauhi narkoba dengan memberdayakan penduduk setempat yang terkena dampak transaksi narkobaā€¯ ucap Kepala BNN yang juga mantan Deputi Bidang Penindakan KPK.

Baca juga :  Kabupaten Bogor Darurat Narkoba

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kepolisian Selandia Baru Commisioner Mike Bush mengapresiasi berbagai upaya BNN dalam program pembinaan petani kopi dan strategi menggalang kerjasama regional anti narkoba di wilayah Asean dan Asia Pasifik.
Hal tersebut sangat membantu Selandia Baru dalam menjaga wilayahnya dari ancaman kejahatan narkoba yang diduga berasal dari luar negeri, khususnya wilayah Tiongkok.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian cinderamata dari Kepala BNN RI berupa Kopi Aceh hasil panen petani kopi di bekas lahan ganja serta souvenir yang dibuat oleh mantan pengguna narkoba. */ZAN

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Hukum Kriminal

Pemuda Pengangguran di Bogor, Cabuli Belasan Bocah Ingusan

Hukum Kriminal

Meski Pasrah, Owner LIPSS Mengaku Diperlakukan Tak Adil

Hukum Kriminal

Duit Palsu Rp6 Miliar Ditemukan di Kontrakan
Sisir Tapal Batas Timur, Razia Satpol PP Kabupaten Bogor Dihadang

Hukum Kriminal

Sisir Tapal Batas Timur, Razia Satpol PP Kabupaten Bogor Dihadang