Krisis Air Bersih Warga Di Kecamatan Cipanas Manfaatkan Air Sisa

LEBAK | kabar1.com- Krisis air bersih akibat musim kemarau kini mulai menyerang desa-desa dicipanas, salah satunya yang dialami oleh warga kampung Kentrong desa Malang Sari kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak, Banten.

Seperti yang diungkapkan oleh Jarimah warga kampung Kentrong menerangkan bahwa kemarau kali ini mengakibatkan warga dikampungnya mulai kesulitan air bersih, sehingga untuk memenuhi kebutuhan air bersih dirinya bersama warga lainya harus menempuh jarak dua kilometer sampai lima kilometer jauhnya terangnya.

Baca juga :  HMI Cabang Kota Bogor Kukuhkan Wajah Baru Komisariat Ekonomi

Lebih lanjut ia mengatakan dengan jarak tempuh sejauh itu bagi warga yang mampu mungkin bukan suatu masalah karena mereka memiliki sarana kendaraan, akan tetapi bagi warga yang tidak mampu sepertinya jarak tersebut sangatlah berat, akan tetapi berkat adanya kepedulian dari warga asal kecamatan Sajira, kesulitan air bersih yang kami alami bisa sedikit Terbantu.

“Kondisi kami saat ini sedang kesulitan air bersih, namun kami terbantu oleh sopir pengangkut air yang membagikan sisa air bersih secara geratis. “Terangnya.

Baca juga :  Mahasiswa Kumala Minta Pemkab Lebak Optimalkan Perda K3

Sementara Iwan warga Kecamatan Sajira yang berpropesi sebagai sopir truck tengki air bersih, mengatakan bahwa ia hanya memanfaatkan sisa air bersih dari mobilnya untuk di berikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Lumayan air bersih sisa itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan dari pada dibuang,” Ujarnya singkat.

Sementara Cakra kepala desa Malangsari kecamatan Cipanas ketika dikonfirmasi disela-sela kesibukannya membenarkan bahwa warganya yang berada dibeberapa kampung didesanya telah mengalami krisis air bersih, sehingga untuk memenuhi kebutuhan air bersih warganya harus menempuh jarak yang jauh.

Baca juga :  Rotasi Perwira Kodam III/Siliwangi

Adapun untuk meminta bantuan dari pemerintah kabupaten Lebak ia selaku kepala desa mengaku sudah cape mengajukan dan tidak ada bantuan dari pemerintah terkait kebutuhan akan air bersih. “Saya sudah cape mengajukan permohonan bantuan untuk air bersih, dan memang tidak ada programnya,” Pungkas Cakra. PIK