Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Bogor Masuk Penjara

Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Bogor Masuk Penjara 1

BOGOR – Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor menangkap mantan Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Tamansari, lantaran diduga melakukan tindak pidana korupsi dana desa tahun 2018, Kamis (20/2/2020) siang.

Informasi yang diperoleh, akibat ulah tersangka mantan Kades ini negara mengalami kerugian sebesar Rp 500 juta rupiah. Penangkapan terhadap mantan Kades ini dibenarkan Kasie Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Juanda.

“Ya benar, hari ini Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor menahan salah satu mantan Kades di wilayah Kecamatan Tamansari. Besok baru saya kasih kabar lagi karena saya belum mendapatkan laporannya secara utuh,” ucap Juanda ketika dihubungi wartawan, Kamis (20/2/2020) malam.

Sementara itu, Kasie Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor Ritonga menuturkan kasus ini baru diselidiki tahun 2019 dan baru minggu ini turun perintah penahanan. “Tersangka hari ini datang menyerahkan diri lalu tersangka pun kami tahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pondok Rajeg, Cibinong,” tutur Ritonga.

Akibat tindak pidana korupsinya, sang mantan Kades pun terancam Undang – Undang (UU) nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Juncto UU nomor. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Tersangka sudah mengakui perbuatannya dan ia pun sudah mengembalikan uang negara sebesar Rp 170 juta, namun hal itu tak membuat kami bergeming. Tersangka pun terancam kurungan penjara minimal selama 3 tahun dan maksimal 15 tahun dan denda minimal Rp 150 juta dan maksimal Rp 750 juta,” tambahnya. FUZ

Pos terkait