Home / Kesehatan

Jumat, 21 Februari 2020 - 09:57 WIB

Kontak Covid-19 : Ke Dokter Atau Di Rumah?

Edisi : Sehat, Tanpa Gejala

Di Indonesia sedikitnya 134 pasien positif terinfeksi virus corona penyebab penyakit Covid-19, dan terdapat 5 pasien dengan Covid-19 telah meninggal dunia. Banyaknya kasus Covid-19 yang terkonfirmasi/ positif mengagetkan sekaligus membingungkan masyarakat luas mengenai kondisi kesehatannya.

Kebingungan ini terjadi khususnya bagi mereka yang pernah kontak langsung dengan pasien Covid-19 (kontak langsung), maupun mereka yang pernah kontak dengan seseorang yang pernah kontak langsung dengan pasien Covid-19 (kontak tak langsung). Meskipun mereka dalam kondisi sehat, namun bingung apakah mereka harus ke dokter atau tinggal di rumah.

Berikut akan dijabarkan pengenalan dan langkah menghadapi Covid-19 bagi orang awam yang sehat/ tanpa gejala. Panduan ini juga disesuaikan dengan kondisi di mana sebagian aktifitas di Indonesia diliburkan dan masyarakat diminta untuk tetap di dalam rumah selama 14 hari.

Baca juga :  Baharudin Pabba: Kesehatan Praja IPDN Terjaga, Konsumsi Makanan Dijamin Higienis dan Vitamin

Mengenali Gejala-gejala pada Covid-19*

Gejala Umum :

  1. Demam (98%)
  2. Kelelahan (70%)
  3. Batuk kering (59%)
  4. Nyeri otot (35%)
  5. Sesak napas (31%)
  6. Sakit tenggorokan (17%)

Gejala Tidak Umum (<10%) :

  1. Diare
  2. Pusing
  3. Nyeri kepala
  4. Gejala lain dari saluran pencernaan

* Sumber : Wang D et al. Epidemiology and characteristics for 2019-nCoV infection are based on the data from the 138 patients. JAMA. 2020

Bila Anda Sehat

Resiko Rendah (Low Risk)

Kriteria

  • Sehat, tanpa gejala mirip Covid-19 (khususnya demam dan batuk, dan/tanpa sesak)
  • Tidak ada riwayat kunjungan ke Luar Negeri Negara terjangkit Covid-19
  • Tidak kontak “langsung” dengan pasien Covid-19

Langkah

  • Self monitoring terhadap gejala
  • Isolasi diri di rumah selama 14 hari (tidak ke dokter)
  • Bila menunjukkan gejala seperti demam dan batuk, maka ke Fasilitas Kesehatan dengan masker, dan sebaiknya tidak menggunakan transportasi publik
  • Bila tanpa keluhan à Sehat
Beresiko (At Risk)
Kriteria Sederhana
  • Sehat, tanpa gejala mirip Covid-19 (khususnya demam dan batuk, dan/tanpa sesak)
  • Tidak ada riwayat kunjungan ke luar negeri Negara terjangkit Covid-19
  • Ada kontak fisik “langsung” dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19
  • Ada riwayat kunjungan Luar Negeri, tetapi tidak ada riwayat demam atau batuk dalam 14 hari sepulang dari kunjungan luar Negeri
Langkah
  • Lapor ke Call Center mengenai Covid-19/ Dinas Kesehatan di daerah terkait, ikuti petunjuk dan pendataan
  • Isolasi diri di rumah selama 14 hari
  • Bila selama isolasi menunjukkan gejala seperti demam dan batuk, ke Fasilitas Kesehatan dengan masker, sebaiknya tidak menggunakan transportasi public
  • Bila kontak PDP hasil spesimennya Positif/ konfirmasi Covid-19 à Anda akan dilakukan pemeriksaan spesimen
  • Bila tanpa keluhan dan kontak PDP hasil spesimennya negative Covid-19 à Sehat
Baca juga :  Tingkatkan Disiplin Prokes, Koramil Jasinga Bersama Muspika Gelar Razia Masker

Jadi, tidak semua kasus kontak dengan pasien Covid-19 akan dirawat inap, terlebih diperlakukan pemeriksaan khusus untuk mendeteksi virus SARS-CoV-2, penyebab penyakit Covid-19, tersebut.

Baca juga :  MRT Ubah Jadwal, Banten KLB, Bogor Minta Warga Berdoa

Mudah-mudahan tulisan ini dapat menjawab kebingungan masyarakat luas tentang kondisi kesehatan juga langkah yang diperlukan, ke dokter atau di rumah. Untuk Edisi Sakit atau dengan gejala, akan dibahas di artikel selanjutnya.

Semoga bermanfaat.
#TubuhSehatIbadahKuat
Oleh : dr. Akhmad Isna Nurudinulloh

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Salah satu pasien yang diduga positif Corona di kabupaten Bogor. istimewa

Kesehatan

MRT Ubah Jadwal, Banten KLB, Bogor Minta Warga Berdoa

Gaya Hidup

Wah… Diabet Bisa Picu Penyakit Jantung
Ini Protokol Jika Alami Gejala Covid-19

Kesehatan

Ini Protokol Jika Alami Gejala Covid-19
Airin Perpanjang Masa PSBB, Ini alasannya

Pemerintahan

Airin Perpanjang Masa PSBB, Ini alasannya