Home / Kesehatan

Jumat, 21 Februari 2020 - 10:23 WIB

Kontak Covid-19 : Ke Dokter Atau Di Rumah?

Edisi : Sakit, Dengan Gejala

Di Indonesia sedikitnya 134 pasien positif terinfeksi virus corona penyebab penyakit Covid-19, dan terdapat 5 pasien dengan Covid-19 telah meninggal dunia. Banyaknya kasus Covid-19 yang terkonfirmasi/ positif mengagetkan sekaligus membingungkan masyarakat luas mengenai kondisi kesehatannya.

Masyarakat kebingungan bagaimana langkah yang tepat karena pernah kontak dengan pasien Covid-19. Masyarakat juga bingung saat ada gejala batuk pilek, apakah pasien tertular Covid-19 atau hanya sakit radang tenggorokan biasa.

Berikut akan dijabarkan pengenalan dan langkah menghadapi Covid-19 bagi orang awam yang sedang sakit/ dengan gejala mirip Covid-19.

Mengenali Gejala-gejala pada Covid-19*

Gejala Umum :

  1. Demam (98%)
  2. Kelelahan (70%)
  3. Batuk kering (59%)
  4. Nyeri otot (35%)
  5. Sesak napas (31%)
  6. Sakit tenggorokan (17%)

Gejala Tidak Umum (<10%) :

  1. Diare
  2. Pusing
  3. Nyeri kepala
  4. Gejala lain dari saluran pencernaan

* Sumber : Wang D et al. Epidemiology and characteristics for 2019-nCoV infection are based on the data from the 138 patients. JAMA. 2020

Bila Anda Sedang Sakit

Baca juga :  Pemkot Pantau Wartawan Peliput Bima Arya
Langkah Pertama
Kriteria

Terdapat gejala mirip Covid-19, minimal terdapat demam dan/ atau batuk

Langkah

  • Ke Fasilitas Kesehatan dengan masker
  • Ikuti etika batuk dan bersin dengan benar
  • Sebaiknya tidak menggunakan transportasi public
Orang Dalam Pemantauan (ODP)
Kriteria
  • Demam ≥ 38 C, atau ada riwayat demam, atau batuk
  • Tidak sesak napas
  • Memiliki riwayat perjalanan ke Negara yang melaporkan transimisi lokal 14 hari terakhir sebelum menimbulkan gejala
  • Tidak kontak langsung dengan pasien Covid-19
  • Memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di Indonesia**

Langkah

  • Pemeriksaan ke Fasilitas Kesehatan menggunakan masker, perhatikan etika batuk dan bersin, sebaiknya tidak menggunakan transportasi publik
  • Bila status ODP, pasien diobati dan rawat jalan/ dipulangkan ke rumah. Namun, bila status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) pasien dirawat inap isolasi
  • ODP perlu pemeriksaan spesimen
  • Isolasi diri 14 hari di rumah, Fasyankes juga melakukan pemantauan (termasuk menunggu hasil laboratorium/ pemeriksaan spesimen)
  • Bila membaik, spesimen negatif & Sehat
  • Bila memburuk atau terdapat sesak à Segera ke Fasilitas Kesehatan menggunakan masker, perhatikan etika batuk dan bersin, sebaiknya tidak menggunakan transportasi publik
Pasien Dalam Pengawasan (PDP)
Kriteria Pertama
  • Demam ≥ 38 C, atau ada riwayat demam
  • Batuk/ Pilek/ Nyeri Tenggorokan
  • Atau sesak napas atau hasil rontgen dengan Pneumonia
  • Memiliki riwayat perjalanan ke Luar Negeri yang melaporkan transmisi lokal pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala
  • Atau memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di Indonesia**

Kriteria Kedua

  • Demam ≥ 38 C atau ada riwayat demam, atau batuk, atau terdapat sesak napas
  • Riwayat kontak langsung dengan pasien positif Covid-19

Kriteria Ketiga

  • ISPA Berat atau Pneumonia berat di area transimi lokal di Indonesia** yang membutuhkan rawat inap di RS

Langkah

  • Segera ke Fasilitas Kesehatan menggunakan masker, perhatikan etika batuk dan bersin, sebaiknya tidak menggunakan transportasi publik
  • Rawat inap isolasi di RS
  • Dilakukan pemeriksaan spesimen/ laboratorium
  • Beritahukan ke petugas orang-orang yang kontak fisik dengan Anda (PDP)

Pasien Konfirmasi Covid-19

Seseorang yang terinfeksi Covid-19 dengan hasil pemeriksaan laboratorium positif.
Area Transmisi Lokal di Indonesia

(update 18 Maret 2020 pukul 11.30 WIB, website infeksiemerging.kemkes.go.id)

  • DKI Jakarta,
  • Jawa Barat (Kab.Bekasi, Depok),
  • Banten (Kab.Tangerang, Kota Tangerang)

Bila Anda sehat atau tanpa gejala, sedangkan ada riwayat kontak fisik langsung dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau bahkan dengan pasien konfirmasi Covid-19, maka perlu diperhatikan beberapa hal yang sudah dijabarkan dalam artikel sebelumnya berjudul : Kontak Covid-19 : Ke Dokter Atau Di Rumah? Edisi : Sehat, Tanpa Gejala.

 Mudah-mudahan artikel ini dapat mencerahkan. Meski Indoensia saat ini sedang dilanda wabah virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) tetapi tidak berarti ada demam dan batuk lalu pasien tersebut adalah Covid-19. Juga, jika ternyata Anda adalan Orang Dalam Pemantauan (ODP) tidak kaget mengapa dipulangkan, lalu bagaimana selanjutnya.

Semoga bermanfaat.
#TubuhSehatIbadahKuat
Oleh : dr. Akhmad Isna Nurudinulloh

 

 

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Gedung Perkantoran di Pemkab Bogor Disterilisasi

Kesehatan

Gedung Perkantoran di Pemkab Bogor Disterilisasi

Gaya Hidup

Pria Berjenggot Mampu Komitmen Berhubungan?

Kesehatan

Satpol PP Razia Perokok di Angkot dan Mall

Kesehatan

Puskesmas Parungpanjang Klarifikasi Komentar Warga di Whatsapp