Kisruh General Cek Up CPNS, Dewan Ancam Datangi Sekda Lebak

LEBAK, kabar1.com- Kisruh general cek Up ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkungan Dinas Kesehatan dan Pertanian Lebak belum berakhir.

Prihatin akan nasib CPNS yang jadi bulan-bulanan, seorang anggota DPRD asal Fraksi PDI Perjuangan Lebak, Rudi Kurniawan, akan mempertanyakan polemik general cek Up tersebut ke Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak. “Saya pastikan besok saya akan mempertanyakan hal itu ke Sekda Lebak, tunggu saja hasilnya,” tegas Rudi.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan HM.Sukirman, saat dihubungi via selularnya, belum dapat memberikan tanggapan.  “Punten kang, abdi nuju kontrol panyawat di RS Harapan Kita Jakarta. (Maaf kang saya lagi kontrol penyakit di Rs Harapan Kita jakarta),” Ujarnya. 

Semntara itu, Direk RSUD Ajdidrmo Lebak, Arif Rahmatullah, saat coba dikonfirmasi tidak berada di ruang kerjanya. “Pak Dirut sedang keluar pak,” terang salah satu staf RSU Dr Adjidarmo.

Diberitakan sebelumnya, Ratusan CPNS Lebak, yang melakukan general cek Up di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), mengaku dirugikan oleh aturan yang tidak jelas dan cenderung merugikan mereka secara materil

Baca juga :  DPMD Kabupaten Bogor Kejar Target Penuntasan Desa Terisolir

Karena produk tes Labkesda tersebut, justeru dibatalkan pihak RSUD Adjidarmo Lebak, yang mengklaim bahwa produk general cek Up Labkesda tidak layak dan harus di ulang di RSUD Adjidarmo.

Baca juga :  Administrasi Bobrok, Ombudsman Panggil Bupati Bogor

Padahal di Labkesda mereka sudah mengeluarkan uang administrasi 200 ribu rupiah per orang. Di Adjidarmo pun ratusan CPNS itu di wajibkan membayar administrasi serupa. YNS