Home / Daerah

Kamis, 2 Agustus 2018 - 19:35 WIB

Kendala Tak Membatasi Inovasi Satgas Sektor X Untuk Citarum Harum

RAJAMANDALA, kabar1.com – Kolonel Inf. Sulistiono (Dansektor X) ketika diminta keterangannya oleh media di posko rajamandala kulon mengatakan “bahwa Penataan Bantaran Sungai Citarum sepanjang Sektor X dijadikan tempat wisata khususnya untuk kegiatan arung jeram, mengingat sampai saat ini lokasi tersebut sudah rutin setiap waktu untuk latihan arung jeram oleh beberapa komunitas, khususnya dari Mahasiswa se wilayah Jabar” Ucapnya.

 

“Penanaman pohon keras ekonomis sepanjang Bantaran Sungai Citarum dengan penanaman pohon Bambu Hitam, sedangkan lahan perkebunan PTPN VIII masih dapat dimanfaatkan untuk tanaman keras yang ekonomis untuk pemberdayaan ekonomi rakyat” Terangnya

 

Ketika ditanya masalah kondisi lapangan di daerah tersebut Kol. Sulistiono mengatakan “Kondisi tanah umumnya bebatuan besar besar dan membutuhkan alat khusus untuk dapat benahi tanah tsb untuk pembuatan lubang tanaman, kurangnya personel yang melaksanakan penggalian untuk tanaman Flamboyan dan Bambu Hitam membuat penggalian sedikit terkendala dan berjalan agak lama, terkendalananya alat yang digunakan untuk perawatan lubang seperti selang yang kurang panjang, linggis tapak yang kurang lebar, masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan dan masih terbatasnya tempat pembuangan sampah, sehingga personel Sektor X membuat inovasi dengan membuat TPS sementara dengan alat seadanya “ Ucapnya

Baca juga :  Waspada DBD, Warga Batujajar Kompak Giat Bersih Bersih

 

Posko sektor 5 citarum harum di Kantor Desa Rajamandala Kulon terdiri dari subsektor 1 dan subsektor 2 yang terdiri dari 50 anggota pasukan siliwangi dibantu KKN Mahasiswa Tematik UPI dan masyarakat melaksanakan giat karya bakti subsektor 1 din Desa Rajamandala Kulon dan subsektor 2 di Desa Cihea.

Baca juga :  Tim Intel Korem 062/TN Mengungkap Ilegal Mining

 

Subsektor 1 dipimpin oleh Serda Rio Adfitya P ketika diwancarai oleh wartawan mengatakan “ Bahwa kegiatan penggalian lubang bersama Mahasiswa KKN UPI untuk tanaman flamboyan dan bambu hitam perawatan lubang galian tanaman flamboyan dengan penyiraman dan memasukan tanah gembur yang telah dicampur pupuk agar lubang yang akan ditanami flamboyan ataupun bambu hitam dapat subur saat ditanami bibit dan  pembersihan semak belukar di sepanjang bantaran S. Citarum” Ucapnya.

 

Tim/unsur dari Kikav 4 dgn kekuatan 14 orang dipimpin Sertu Ferry W melaksanakan kegiatan Pembersihan parit, rumput, serta alang-alang di sekitar anakan sungai citarum RT 01 RW 25 Kp Cisameung Ds Rajamandala Kulon, pengukuran dan penggalian lubang bersama Mahasiswa KKN UPI untuk tanaman bambu hitam di bantaran S. Citarum Kp Cisameung Ds Rajamandala Kulon, perawatan lubang galian tanaman flamboyan dengan penyiraman dan memasukan tanah gembur yang telah dicampur pupuk agar lubang yang akan ditanami flamboyan ataupun bambu hitam dapat subur saat ditanami bibit

Baca juga :  BOS APBN TW III Cair Minggu Ini

 

Subsektor 2 Tim/unsur Rider 300 yang dipimpin Koptu Sugeng H melaksanakan giat pembersihan sampah sekitaran sungai citarum dan Kampung Bantar Caringin yang dilanjutkan dilanjutkan sosialisasi kepada siswa sisiwi SMK Al-Bantari bantar caringin Desa Cihea tentang pentingnya menjaga kebersihan dan membuang sampah ditempat yang telah ditentukan.

perawatan lubang galian tanaman flamboyan bersama Mahasiswa KKN UPI dengan penyiraman dan memasukan tanah gembur yang telah dicampur pupuk.ACP

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Daerah

Dewi Yul : Solomon Pantas Bersaing Dengan Musisi Papan Atas
Iwa Kuswaeri: Sabusu Kembali ke Semula, Sempat Sedikit Melenceng

Daerah

Iwa Kuswaeri: Sabusu Kembali ke Semula, Sempat Sedikit Melenceng

Daerah

BPBD Kabupaten Bogor Kaji Status Siaga
Pemprov Jabar Kemas Bansos Warga Terdampak Pandemi

Daerah

Pemprov Jabar Kemas Bansos Warga Terdampak Pandemi