Kasus Penculikan Siswa SD di Cianjur Dihentikan

Kamis, 6 Agustus 2020 - 00:14 WIB

CIANJUR – Penanganan kasus penculikan yang dilakukan DP (40), terhadap seorang anak Sekolah Dasar (SD) berusia 11 tahun terpaksa dihentikan Polsek Bojongpicung.

Langkah ini diambil setelah tim Kepolisian mendapat hasil pemeriksaan medis dari RS Bhayangkara TK II Sartika Asih, Bandung yang menyatakan jika pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

“Jadi hari ini Rabu (5/8/2020), DP akan kami serahkan kembali kepihak keluarganya dan meminta untuk melanjutkan kembali pengobatannya di Rumah Sakit Bandung,” kata Kanit Reskrim Polsek Bojongpicung, Ipda Teten Permana.

Baca juga :  Loncat dari Kantor Polisi, Terduga Pelaku Sodomi Tewas

Dengan adanya hasil tersebut, lanjut teten, pihak polsek Bojongpicung akan menghadap pimpinan untuk menyerahkan hasil pemeriksaan. Selanjutnya akan membuat SP3 sebagai laporan kasus dihentikan.

“Kami keluarkan surat SP3 untuk penghentian perkara. Selain itu, kami juga akan menjelaskan ke warga hasil pemeriksaan kejiwaan DP agar tidak menimbulkan isu atau hoax,” ujarnya.

Diketahui, DP (40) warga Kampung Cidogdog Desa Neglasari Kecamatan Bojongpicung menjadi sasaran amukan warga Kampung Bobodolan Desa Ramasari Kecamatan Haurwangi, Selasa (14/7/2020). Karena diduga sebagai pelaku penculikan seorang bocah SD berinisial MS (11) dan disuruh mencuri barang.

Baca juga :  Pengerusakan Lahan Perhutani Dituding Akibat Lemah Pengawasan

Informasi yang dihimpun, Dp diamankan karena diduga telah melakukan penculikan bocah SD berinisial MS yang dilaporkan hilang Senin (13/7/2020). Sehingga seratusan warga Desa Ramasari melakukan aksi main hakim sendiri.

Baca juga :  Kapolda Jabar Pimpin Rapat Persiapan Asian Games 2018 Cabor Balap Sepeda

Warga menyebutkan jika korban dibawa kabur pelaku dengan mengendarai sepeda motor. Pelaku membujuk korban ikut dengan modus meminta antar mencari sebuah bengkel.

“Tetapi korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu malah dibawa berkeliling ke sejumlah tempat. Korban masih anak-anak, usia 11 tahun. Jadi tidak tahu jika diculik pelaku,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bojongpicung Ipda Teten Permana saat ditemui di kantornya, Selasa (14/7/2020). DIE

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Hukum Kriminal

Dewan Bakal Sidak Pabrik Maut, Polisi Panggil SKPD Terkait
BNN Sita Ratusan Kilo Ganja di Lampung Tengah

Hukum Kriminal

BNN Sita Ratusan Kilo Ganja di Lampung Tengah

Hukum Kriminal

Operasi Zebra Lodaya Digelar Dua Pekan

Hukum Kriminal

Pengerusakan Lahan Perhutani Dituding Akibat Lemah Pengawasan