Kades Ini Punya Gelar Mirip Mendiang Pak Harto

BOGOR, kabarsatu.com – Bapak pembangunan. Siapa yang tak hafal dengan sebutan ini pada masanya dulu. Ya, itu adalah gelar yang diberikan mantan Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew kepada Presiden RI kedua, Soeharto.

Sempat lama menghilang setelah jatuhnya rezim orde baru (orba-red), kini gelar itu kembali muncul. Adalah warga Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor yang menganugerahi sang Kepala Desa (Kades)-nya, Abdul Djaya dengan sebutan ‘Kades Pembangunan’.

Hebatnya, kendati tak seperti penganugerahan lazimnya, yang kerap diwarnai dengan acara sakral, pemberian gelar kepada Abdul Djaya, dilakukan secara spontanitas di sela-sela rapat Musrenbang tingkat Desa, Senin (25/9/2017).

Baca juga :  Begini Cara PWI Kota Bogor Gelar Syukuran HPN 2020

Pemberian gelar ‘Kades Pembangunan’ tersebut bukan tanpa dasar. Kemampuan Abdul Jaya dalam memimpin Cicadas selama dua priode berturut-turut diakui waranya banyak membawa perubahan signifikan.

Terutama pada kemajuan pembangunan di bidang infrastruktur jalan.  Bukan itu saja, dibawah kendali Djaya, Desa Cicadas juga sukses memiliki kantor desa yang definitif, atas hibah pribadinya.

Baca juga :  AL Qur'an Terbesar di Dunia

Sekretaris Camat Ciampea, Cecep Imam pun mengapresiasi pemberian gelar tersebut. Menurutnya, hal itu wajar sebagai bentuk apresiasi warga atas kepemimpinan Djaya selama ini.

“Saya sudah banyak mendengar dari warga kalau Pak Kades Jaya gemar membangun desanya. Terutama membangun infrastruktur jalan desa dan jalan Lingkungan,  termasuk membenahi banyak tanah tebingan rawan longsor dengan Tembok Penahan Tebingannya (TPT),  ditambah mampu merealisasikan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni bantuan Pemkab Bogor dengan sangat baik. Oleh karena itu saya sepakat dengan pernyataan warga untuk memberi gelar Pak Kades Abdul Jaya sebagai Kades Pembangunannya Desa Cicadas,” kata Cecep.

Baca juga :  Kepala SMPN 1 Jonggol Lantik Pengurus OSIS

Sementara itu, Djaya sendiri mengaku tak mengira jika warganya memberikan apresiasi yang begitu tinggi. “Saya berterima kasih, tapi bukan itu (pemberian gelar-red) tujuan saya. Yang utama, saya ingin agar Desa Cicadas maju dari berbagai leading sektor penunjang kesejahteraan,” singkatnya seraya merendah.YUF