Jokowi Jangan Anggap Remeh Habib Rizieq Shihab

JAKARTA, kabar1.com – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, menilai seruan Jihad yang sudah dikumandangkan oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, jangan dianggap remeh.

Dalam twitternya fahrihamzah pada Rabu (29/8/2018), menegaskan, apabila rezim Jokowi tidak dapat menenangkan Habib Rizieq, gelombang anti pemerintahan dapat terjadi kembali.

Kejadian tersebut seperti yang terjadi pasca basuki Tjahja Purnama atau Ahok menistakan agama Islam pada tahun 2016 lalu.

Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin lemah, umat muslim nusantara pun bersatu dalam aksi Damai 212 yang digelas di lingkar Minumaen Nasional, Jalan MH Thamrin serta Komplek DPR di Jalan gatot Subroto pada tanggak 2 Desember 2016.

Fahri Hamzah memberi masukan dan nasihat kepada pemerintah Joko Widodo atau Jokowi, tentang bagaimana menghadapi #2019GantiPresiden yang sekarang sedang tumbuh. Nasihatnya, harus ada dalam benak pemerintah bahwa satu-satunya menghadapi aspirasi masyarakat adalah dialog.

“Itu hukum besi dalam bedemokrasi. Karena demokrasi itu artinya memfasilitasi pebedaan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat,” kata Fahri.

Pos terkait