Home / Pemerintahan

Rabu, 19 Februari 2020 - 19:32 WIB

Jika Lancar, Disdukcapil Kabupaten Bogor Mampu Cetak Seribu e-KTP dalam Sehari

BOGOR – Polemik seputar keterlambatan pencetakan e-KTP, menjadi sorotan utama dalam inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Bupati Bogor, Ade Yasin pada Selasa (18/2/2020), kemarin. Kurangnya blangko dinilai menjadi salah satu faktor penghambat dalam pendistribusian kartu identitas warga ini.

Menyikapi hal ini, Kabid Dafduk pada Disdukcapil Kabupaten Bogor, Ani Nurhaeni menegaskan, sejatinya keterlambatan ini tidak akan terjadi bila seluruh perangkat sumber daya manusia dan sarana prasarana pendukung memadai. Bahkan, diakuinya, jika semua fasilitas pendukung dalam pencetakan e-KTP terpenuhi, bukan tidak mungkin, pihaknya bisa mencetak seribu e-KTP dalam sehari.

Sebagai contoh, Ani menjabarkan, per-Rabu (19/2/2020) pukul 09.00 WIB, pihaknya sudah berhasil mencetak 212.191 e-KTP. “Namun sekarang kita hanya mendapat blangko yang terbatas. Dan sumber daya manusia di kami pun masih minim. Hanya ada 20 orang operator itu pun saya pinjam dari UPT. Bukan hanya itu, kendala lain adalah terbatasnya film dan rebound yang juga menjadi hal yang penting dalam pencetakan,” katanya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (19/2/2020).

Baca juga :  Mana Nyalimu Satpol PP?

Kendati begitu, diakui Ani pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pencetakan e-KTP. Salah satunya menambah waktu kerja para operator yang ditambah hingga lembur malam. “Kita juga terus berkoordinasi dengan bidang lain yang saling berkaitan seperti piak dan sekretaris sarpras jika ada kendala. Seperti server atau kehabisan film dan rebound tadi. Bahkan, saya juga tak segan-segan berkoordinasi dengan pihak ketiga penyedia sarpras agar kebutuhan kita terpenuhi,” paparnya.

Baca juga :  Bupati Bogor Teken APBD Perubahan 2018

Pasalnya, diakui Ani, jika dari ketiga rangkaian bidang yang saling berkesinambungan diatas tak berjalan, dipastikan proses pencetakan terhambat. “Jika tak ada film atau blangko, paling kita hanya bisa entri data. Tapi kan percuma tak bisa cetak,” ungkapnya.

Semenatara itu, Kabid Piak, Disdukcapil Kabupaten Bogor, Dadan Dulmatin memastikan jika server pada proses pencetakan e-KTP terus berjalan dengan maksimal. “Kita pantau terus, termasuk yang ada di Kecamatan. Jika ada yang mati, kita akan langsung ke lokasi untuk memperbaiki agar proses layanan terus berjalan,” sebutnya.

Baca juga :  Warga RW 11 Bantarjati Rekam E-KTP di Saung Bhabinkamtibmas

Diakui Dadan, kedepan pihaknya juga terus berupaya melakukan sejumlah inovasi untuk memudahkan informasi kepada warga. Salah satunya dengan membangun sebuah sistem aplikasi yang dapat memberikan info terkait status pencetakan e-KTP.

“Saat ini banyak warga yang harus bolak-balik ke Disdukcapil untuk menanyakan e-KTP. Kedepan kita akan fasilitasi melalui aplikasi sms gate away dan WA untuk memudahkan warga. Baru seminggu ini kita jajaki,” tandasnya. WAN

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Pemerintahan

RDP Soal General Cek Up Ganda CPNS Lebak kembali terancam Molor

Pemerintahan

Satgas Citarum Sektor 12 Tertibkan Ratusan KJA Di Waduk Cirata

Hukum Kriminal

Giliran KLHK Ambil Sampling di Pabrik Maut Parung Panjang

Pemerintahan

UPUBKB Dishub Kota Bogor Bakal Dinilai Tim Akreditasi Kemenhub dan Jabar