Home / Politik

Jumat, 21 Februari 2020 - 21:07 WIB

Jangan Jadikan Korban Bencana Komoditas Politik

PALU – Pesta demokrasi serentak bakal digelar tahun 2020 ini. Salah satunya Kota Palu, Sulawesi Tengah. Namun begitu, masyarakat disana, berharap agar tidak menjadikan wilayah terdampak bencana, gempa dan tsunami tahun 2019 lalu, sebagai komoditas politik.

Andi, penyintas bencana di Palu, mengatakan khawatir jika wilayah dampak bencana khususnya Palu dijadikan alat komoditas politik karena hanya akan menimbulkan keresahan. Mereka ingin semua orang lebih punya rasa empati kepada penyintas bencana tsunami dan gempa.

Baca juga :  Konflik Horizontal Jelang Pilpres 2019, IPW Minta Polri Untuk Tegas

“Kami adalah korban. Kami ingin masalah pemulihan pasca bencana ini tidak dipolitisisasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Tolong kami jangan diberi informasi yang tidak benar soal ini,” katanya.

Baca juga :  Kinerja Penyelenggaran Pilkada Serentak 2018 Diapresiasi

Andi, yang juga penyintas wilayah Petobo menambahkan, berita-berita yang tidak benar itu hanya memberikan rasa keresahan dan kesusahan kepada para korban.

“Dalam hal ini, silahkan saja para calon kampanye, mencari simpati dari kami. Tapi tolong dahulukan rasa kemanusiaan kepada kami. Kami tidak mau diberi informasi bohong soal bantuan-bantuan ini,” paparnya.

Baca juga :  Bacawapres Ma'ruf Amin Taaruf ke Kantor DPP PPP

Andi mencontohkan berita tidak benar yang menimpa warga Petobo dimana diberitakan sebelumnya bahwa Kelurahan Petobo akan dihapus, ternyata setelah diklarifikasi berita itu tidak benar. */RIZ

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Politik

Saatnya Trump Ikuti Suara Internasional Terkait Jerusalem

Politik

TGB Bantah Tudingan Berpolitisnya Terkait Gempa Lombok

Politik

Paslon Independen Ade dan Linda Gugat KPU Kota Bogor
Nur Amin Mundur Demi Kondusifitas Partai

Politik

Nur Amin Mundur Demi Kondusifitas Partai