Jalan Tegar Beriman Jadi ‘Terminal’ Ojol

BOGOR, kabar1.com – Jalan Tegar Beriman kini semakin semrawut. Setelah dijadikan kawasan parkir oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor dengan dalih untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), kini jalan tersebut pun berubah menjadi terminal angkutan daring atau taksi online.

Setiap sore, puluhan angkutan daring terlihat berjejer menempati Jalan Tegar Beriman. Hal itu bisa dilihat di jalur sebelah kiri arah Cibinong City Mall (CCM).

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Edi Wardhani mengaku Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor belum pernah mengeluarkan izin terkait banyaknya angkutan daring yang berhenti di Jalan Tegar Beriman tersebut.

Baca juga :  Nungki-Bayu, Terus Sosialisasikan Program

“Semua masih dalam proses. Kabupaten Bogor belum pernah mengeluarkan izin,” kata Edi saat dihubungi wartawan melalui WhatssApp, kemarin.

Namun begitu, Edi tak berani mengatakan hal tersebut melanggar aturan. Ia berdalih karena belum ada kepastian berapa jumlah kuota angkutan daring untuk Kabupaten Bogor.

“Kita belum pernah melakukan teguran karena kita belum tahu kuota Kabupaten Bogor berapa yang diizinkan,” ungkapnya.

Baca juga :  Susi Pudjiastuti Datang Ke Bogor Menggunakan Helikopter Pribadi

Belum mendapatkan kepastian terkait jumlah kuota angkutan daring, Kabupaten Bogor pun tak berani mengambil langkah teguran untuk mensterilisasi kawasan tersebut. “Iya belum (teguran). Kita juga sosialisasi dulu,” Imbuhnya.

Sebelumnya, kawasan tertib lalu lintas di Jalan Raya Tegar Beriman kini mulai beralih fungsi menjadi tempat parkir umum. Bahkan, penegasan tempat parkir pun diperlihatkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor dengan dibentangkannya spanduk di beberapa titik lokasi, seperti Cibinong City Mall (CCM) dan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Baca juga :  Angkot di Kota Bogor Bakal Jadi Besi Tua

Selain itu, kini jalan yang utamanya diperuntukkan untuk pengguna sepeda motor tersebut sudah memasuki tahap yang serius. Dishub Kabupaten Bogor kini telah memberlakukan sistem parkir berbasis elektronik dan itu sudah berlaku sejak Juni 2017. Dalam hal ini, Dishubpihaknya menggandeng pihak ketiga yakni PT Tiga Sekawan.

Sistem dalam parkirsendiri  menggunakan scanner yang besarnya seperti gadget atau tab yang dimana dalam prosesnya petugas langsung bisa mencetak struk karena telah disediakan printer.FUZ