Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Bupati Bogor Revitalisasi Exit Tol Sentul

Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Bupati Bogor Revitalisasi Exit Tol Sentul 1

BOGOR – Penunjukan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor sebagai salah satu venue perhelatan akbar Piala Dunia U-20 pada 2021, disambut positif Bupati Bogor, Ade Yasin. Bahkan, untuk menyukseskan event ini, dirinya sudah mencanangkan revitalisasi kawasan keluar tol Sentul yang akan menjadi akses utama menuju stadion.

Sebuag tugu berbentuk trophy Piala Dunia U-20 akan menjadi sebuah landmark baru pun akan dibangun. “Tak hanya sebagai ciri khas, tugu itu juga diharapkan jadi sebuah solusi kemacetan di akses keluar tol Sentul. Saat ini sedang dilakukan pembangunan awal, dan bisa langsung disaksikan prosesnya oleh masyarakat,” katanya.

Diketahui, Indonesia memenangkan hak untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 FIFA tahun depan pada Oktober 2019 lalu, ketika mereka mengalahkan saingan lain dari Brasil dan Peru. Mereka akan menjadi tuan rumah kejuaraan dunia yang dimulai 23 Mei hingga 22 Juni tahun depan.

Dan untuk mempercepat persiapan negara untuk turnamen bergengsi, PSSI akan bergandengan tangan dengan pemerintah negara untuk membentuk Komite Penyelenggara Piala Dunia FIFA U20 Indonesia (INAFOC).

“PSSI dan FIFA juga akan mengumumkan enam kota yang dipilih untuk menjadi tuan rumah kompetisi pada awal Maret,” kata ketua PSSI Mochammad Iriawan.

Iwan Bule sapaan akrabnya mengatakan bahwa pemilihan enam kota tuan rumah itu akan memungkinkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) untuk memulai persiapan mereka untuk meningkatkan infrastruktur yang diperlukan untuk menjadi tuan rumah acara FIFA.

Enam venue itu diantaranya, Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta, Stadion Pakansari di Bogor, Stadion Manahan di Solo, Stadion Mandala Krida di Yogyakarta, Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya dan Stadion Kapten I Wayan Dipta di Bali adalah enam tempat yang diprediksi menjadi tuan rumah FIFA U20 Piala Dunia.

Ini akan menjadi Piala Dunia U-20 kedua yang diadakan di Asia Tenggara setelah Malaysia menjadi tuan rumah pada tahun 1997. */WAN

Pos terkait