Ini Rupanya Penyebab Kemacetan di Bogor

BOGOR, kabar1.com– Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dipublikasikan dalam buku “Jawa Barat dalam Angka 2017” bersumber dari Dinas Pendapatan Daerah Jawa Barat, menyebut, jika Cibinong, menjadi penyumbang terbanyak ketiga kendaraan bermotor, baik roda dua maupun empat di Jawa Barat.

Dalam data tersebut, ada 158.400 kendaraan non publik roda empat yang dimiliki warga Kabupaten Bogor. Angka ini belum termasuk jumlah angkutan umum yang tercatat ada sebanyak 14.377 unit. Jumlah ini dibawah Kota Bekasi dengan total 313.776 pribadi dan 21.056 angkutan umum serta Kabupaten Bekasi yang ‘hanya’ 203.023 kendaraan preman dengan 11.327 angkutan umum.

Baca juga :  Ruang Praktek Baru SMK Angkasa Resmi Dibuka

Sedangkan untuk kepemilikan roda dua, warga Kabupaten Bogor tercatat memiliki 1.332.133 unit. Jika diakumulasi, maka warga Kabupaten Bogor memiliki 1.490.533 mobil dan motor ditambah 14.137 angkutan umum.

Sedangkan secara global, jumlah kendaraan milik warga Jawa Barat sesuai data tahun 2016 mencapai total 13.725.590 unit sepeda motor dan 2.359.530 kendaraan roda empat yang terdiri dari 2,1 juta mobil pribadi dan 161.086 unit mobil umum. Mobil umum yang dimaksud adalah angkutan kota dan taksi.

Baca juga :  Stok Masker Kosong, di Tanjungsari-Sumedang

Jumlah itu tentu mengejutkan mengingat predikat mobil umum selama ini selalu dianggap sebagai penyumbang kemacetan lalu lintas. Uniknya lagi, data ini belum termasuk jumlah sepeda motor perantau dari luar Jawa Barat yang berseliweran di jalanan Tatar Pasundan setiap hari.

Baca juga :  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Diminta Distribusikan Vaksin COVID-19 Secara Bertahap Di Lebak

Sementara itu, data BPS itu juga mencatat bahwa hasil Sensus Penduduk 2016 menunjukkan bahwa Jawa Barat dihuni 47,3 juta jiwa, dengan 12,6 juta keluarga atau rumah tangga yang rata-rata beranggotakan 3-4 orang.

Dari data ini dapat diambil kesimpulan bahwa setiap keluarga di Jawa Barat sedikitnya memiliki satu unit sepeda motor. Artinya jangan heran jika kemacetan kerap menyergap tol dalam kota penyangga ibu kota negara setiap hari.FUZ






Pos terkait