Ini Kata Camat Bojonggede Terkait Penunjukan Pjs Rawa Panjang

Senin, 4 Mei 2020 - 13:41 WIB

BOGOR – Polemik terkait penunjukan Penjabat Sementara (Pjs) Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, disikapi langsung Camat setempat, Dace Hatomi.

Melalui sambungan telepon, Senin (4/5/2020), Camat mengungkapkan alasannya kebijakan dalam penetapan Pjs Desa Rawa Panjang. Menurutnya, hal ini lebih disebabkan pada sisi penilaian kinerja saja.

Camat pun tak menampik adanya usulan warga terkait Pjs. “Benar, memang ada usulan sebelumnya. Nama yang diusung adalag Endang Hidayat, dulu pernah jadi Sekdes dan sekarang ditarik untuk diperbantukan di Kecamatan. Secara kapasitas memang pas, apalagi dia tahu kontur wilayah. Tapi, karena yang bersangkutan sedang menghadapi masalah kepegawaian, jadi kita pilih keputusan tersebut,” paparnya.

Baca juga :  Tegangan Listrik Didesa Tambak Kecamatan Cimarga Rugikan Pelanggan

Diberitakan sebelumnya, penunjukan Pjs Kepala Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor menuai polemik. Sebab, akibat keputusan yang diambil Camat setempat itu, Kantor Desa itu, disegel oleh segelintir warga yang diduga tak menerima keputusan tersebut, Minggu (2/6/2020).

Dari informasi yang didapat dilapangan, warga memiliki calon sendiri untuk dijadikan sebagai Pjs. Tak terima dengan keputusan Camat, warga itu pun diduga melakukan aksi penyegelan kantor desa.

“Sangat disayangkan dalam kondisi covid 19 ini pelayanan terhenti hanya karna ego sekelompok orang dan kepentingan pribadi. Harusnya kita bersatu melawan corona dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, warga yang hari ini banyak membutuhkan perhatian dan batuan karena terkena dampak covid 19,” papar Nur Amin, salah seorang tokoh masyarakat sekaligus politisi di Kabupaten Bogor.

Baca juga :  IPB Benarkan Mahasiswinya Positif Covid-19

Ini Kata Camat Bojonggede Terkait Penunjukan Pjs Rawa Panjang

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, meski konstalasi politik adalah hal yang wajar dalam proses demokrasi, namun hal ini terlalu dini. “Dalam proses demokrasi, wajar jika memang terjadi sebuah konstalasi, namun tentunya kita harus berfikir jernih dengan kondisi saat ini, apalagi Pilkades baru akan digelar akhir tahun mendatang,” tegasnya.

Baca juga :  Puasa, Imunitas, dan Growth Hormone

Diketahui, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, mencatat ada sebanyak 67 kepala desa (Kades) yang dijabat oleh Pejabat Sementara (Pjs).

Ke 67 kades yang dijabat Pjs itu, tersebar di 31 kecamatan yang ada Bumi Tegar Beriman. Sementara, untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2020 yaitu, ada 88 desa di Kabupaten Bogor.

“Kalau Pilkades serentak yang 88 desa nanti November. Tapi kita akan lihat dulu situasinya dulu. Tahapannya kan mulai bulan Juli, jadi masih lama situasinya sekarang kita lihat dulu,” jelas Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Ade Jaya. WAN

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Politik

Saatnya Trump Ikuti Suara Internasional Terkait Jerusalem

Pemerintahan

Pemkab Cianjur Kaji Ulang Izin Bioskop Dee Cinema

Politik

Demokrat Bakal All Out di Pilpres dan Pilkada 2018-2019

Daerah

Weaallaaah, Sudah Dapat Gaji Baru, Dewan Masih Saja Tahan Mobil Dinas