BOGOR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bakal mengucurkan bantuan bagi warga terkait penyebaran virus corona, Covid-19. Namun, hal ini justru menuai banyak kontroversi di masyarakat, khususnya terkait tata cara dan syarat apa saja yang harus dipenuhi warga untuk mendapatkan bantuan.

Dikutip dari grup media sosial WhatsApps, tersebar beberapa kriteria penerima bantuan tersebut. Berikut kategorinya :

1. Siapa yang menerima bantuan?

– Semua masyarakat miskin dan rawan miskin yang terdampak Covid-19 di Jawa Barat sesuai data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

2. Darimana data penerimana?

– Data dari BPS, DTKS Kemensos dan pendataan oleh RT/TW, Desa, dan Pemda setempat se Jawa Barat

3. Bagaimana bisa tidak terdata oleh RT/RW atau Desa?

– Akan didata kembali pada tahap selanjutnya sampai warga miskin dan rawan miskin mendapat bantuan.

4. Bagaimana bagi yang ngontrak apakah mendapat bantuan?

– Tetap mendapat bantuan. Selama berdomisili di Jawa Barat dan dibuktikan dengan surat keterangan tempat tinggal dari RT/RW.

5. RT/RW di daerah saya belum melakukan pendataan, bagaimana?

– Intruksi akan diberikan melalui Pemda setempat agar RT/RW segera melakukan pendataan keluarga miskin dan rawan miskin terdampak. Akan ada sanksi dari Pemda sampai Pemprov kepada jajaran di tingkat bawah apabila tidak melakukan intruksi.

6. Yang mendapat bantuan hanya yang dekat dengan RT atau RW, bagaimana?

– Laporkan segala tindakan yang tidak sesuai aturan ke http://www.siberli.jabarprov.go.id/#

7. Kapan bantuan mulai disalurkan?

– Dimulai pada akhir bulan April 2020.

8. Apa saja bantuan dari Provinsi?

– Bantuan uang tunai sebesar Rp.150.000 dan paket embako senilai Rp.350.000

9. Selain bantuan provinsi, ada bantuan apalagi bagi masyarakat?

– Dana bantuan PKH, Dana Desa, Bantuan Pemko/Pemkab setempat dan Kartu Pra Kerja.

10. Kenapa bantuannya lama diberikan?

– Agar bantuan tepat sasaran dan adil, data harus divalidasi dan dicek keberannya yang membutuhkan waktu. */FUZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Sit Ligula Metus Sem. Eget Elementum Amet Tellus

Structured gripped tape invisible moulded cups for sauppor firm hold strong powermesh…

Kadinsos Pandeglang : Ulah Macem-Macem dengan Hak Orang Miskin, Bisi Kawalat!

BANTEN – Dampak pandemi Covid-19 terus menjalar ke seluruh sektor penghidupan warga,…

Rabu 15 April, Pasien Positif Covid-19 di Kab Bogor Bertambah, 1 PDP Meninggal Dunia

BOGOR – Data Monitoring Harian Kewaspadaan Infeksi Covid-19 milik Pemerintah Kabupaten Bogor…

Bupati Bogor Pantau Simulasi PSBB

BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin melakukan pemantauan ke sejumlah titik cek…