Inah Mengadu, Majikan Kasar Dan Tak Bayar Upah Selama Tiga Tahun Kerja 

  • Whatsapp

SUBANG, kabar1.com – Seorang mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bekerja di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Inah binti Wadni mengadukan nasibnya Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang, Jumat (3/8/2018).

 

Bacaan Lainnya

Inah yang berasal dari Dusun Sukajaya RT 07/02 Desa Langensari, Kecamatan Blanakan itu bermaksud untuk mengadu terkait perlakukan mantan majikannya selama berkerja di Abu Dhabi yang bersikap kejam dan sering melakukan kekerasan.

 

Lebih buruknya lagi, upah dia selama bekerja tiga tahun di Abu Dhabi tak pernah dibayar. Oleh karena itu dirinya mendatangi Disnakertrans dengan didampingi Komite Independen Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (Kopr TKI) Subang.

 

“Saya berangkat kerja 2015 dan pulang pada tahun 2018. Gaji saya dirampas majikan dan agen. Saya digaji Rp 5 juta per bulan. Tapi semunya dirampas,” kata Inah geram.

 

Selain gajinya yang dirampas oleh majikan dan agen yang mempekerjakannya itu, seluruh pakaian dan perhiasan Inah ikut diambil. “Saya pulang tidak bawa apa-apa,” katanya seraya mulai berkaca kaca.

 

Ketua Kopr TKI Koordinator Subang Wahyudin yang mendapingi Inah mengatakan selain gaji dirampas, TKI asal Blanakan itu sempat mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan.

 

“ Inah juga sempat mendapatkan kekerasan fisik dan lain sebainya. Maka dari itu saat ini kita dampingi beliau untuk mendapatkan hak-haknya selama bekerja di Abu Dhabi,” katanya.

 

Kasi Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Subang H. Indra Suparman mengatakan telah menerima laporan atas nama Inah. Untuk selanjutnya pihaknya akan mencari pihak yang memberangkatkan Inah.

 

“Kita akan mencoba cari informasi dengan menyurati BNP2TKI. Kita akan tanya bagaimana Inah bisa pulang tapi tanpa membawa haji,” kata Indra.

 

Menurut Indra, agen yang memberangkatkan Inah tidak jelas. Apalagi Inah pulang ke Indonesia secara mandiri. “Pulang dan berangkat secara mandiri, jadi belum jelas. Kita akan telusuri perusahaan mana yang memberangkatkannya, tentunya kita akan bekerjasama dengan pihak berwajib. Kita akan tetap berupaya,” katanya. ARP

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia