Imbangi Program Bogor Berlari, Disdukcapil Percepat Layanan dengan Pola Jemput Bola

Imbangi Program Bogor Berlari, Disdukcapil Percepat Layanan dengan Pola Jemput Bola 97

BOGOR – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor terus berupaya maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tak hanya melayani langsung seluruh kebutuhan warga terkait dokumentasi pribadi, secara massal di Kantor, tapi juga terus melakukan ragam upaya inovasi percepatan layanan. Salah satunya dengan pola jemput bola secara door to door.

Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto mengatakan, ragam upaya inovasi termasuk jemput bola tak lain sebagai upaya optimalisasi pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan program Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Bogor Berlari.

Terlebih, secara spesifik, orang nomor satu di Kota Hujan itu meminta agar Disdukcapil untuk segera mempercepat permintaan masyarakat dalam hal mengurus dokumen kependudukan. Hal ini tak lepas dari upaya Pemerintah Pusat yang menjadikan wilayah Jabodetabek sebagai barometer pelayanan administrasi kependudukan.

Karena itu pula, hingga awal Maret ini, pihaknya sudah melakukan pencetakan Surat Keterangan (Suket) e-KTP sebanyak kurang lebih 70 ribuan. “Kendala mungkin semua juga sama. Selain keterbatasan blangko dan sarana penunjang lainnya, sumber daya manusianya juga. Tapi itu bukan alasan untuk tidak melayani masyarakat,” paparnya saar ditemui di Kantor Disdukcapil Kota Bogor, Selasa (3/3/2020).

Lebih lanjut dikatakannya, dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang ada saat ini, termasuk blangko, dalam sehari, Disdukcapil Kota Bogor mampu melakukan pencetakan e-KTP sebanyak seribu keping.

“Antusiasme warga sangat tinggi. Kita batasi per-hari hanya 700 saja. Karena selain ada juga program jemput bola, kita juga harus efektif menggunakan alat yang ada agar tidak terjadi kerusakan yang dapat mengganggu pelayanan,” sebutnya.

Sekedar diketahui, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri sudah menyalurkan sekitar 50.000 blangko e-KTP, sebelumnya Kota Bogor sendiri sudah mendapat 10.000 blangko e-KTP.

“Dengan alat yang ada, kita kebut proses pencetakan e-KTP yang nantinya akan di distribusikan ke Kelurahan masing-masing. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi double cetak. Kami akan prioritaskan yang sudah memiliki suket dan PRR (Print Ready Record-red),” tuturnya.

Dia menegaskan, pada intinya saat ini proses pencetakan massal sudah berjalan. Petugas bekerja secara bergantian untuk mencetak E-KTP agar target yang telah ditetapkan tercapai.

“Mudah-mudahan lancar, ini bagian dalam mendukung program Bogor Berlari. Jadi, Disdukcapil mengikuti ikut berlari,” kata Sujatmiko.

Disdukcapil Kota Bogor sendiri saat ini memiliki 4 mesin pencetak e-KTP dengan target 1.000 keping e-KTP per harinya. Namun, dengan program percepatan, mesin cetak akan ditambah ada 2 lagi, jadi total 6 mesin. FUZ/STR


Hosting Unlimited Indonesia

Hosting Unlimited Indonesia

Indonesia

Positif
64,958
+1,209 (24 Jam)
Meninggal
3,241
+70 (24 Jam)
Sembuh
29,919
46.06%
Reaktif
31,798
48.95%