Idealnya, Bangunan 4 Lantai Punya APAR

  • Bagikan

SERPONG – Kesadaran pemilik bangunan akan potensi kebakaran di Tangerang Selatan, masih minim. Hal ini terbukti dari banyaknya bangunan yang tidak memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Uci Sanusi membenarkan hal ini. Diakuinya, sejauh yang diperiksa oleh pihaknya saat ini masih ada bangunan yang tidak memiliki proteksi kebakaran, ataupun APAR.

Baca juga :  Tutup TMMD, Pangdam III Siliwangi Disambut Kesenian Hingga Jadi Saksi Nikah¬†

Seperti setiap restoran, pasti akan selalu berhubungan dengan gas, api sehingga rentan kebakaran. Seyogyanya, kata Uci sudah memiliki alat pemadam api sesuai dengan jenisnya dan disesuaikan dengan potensi atau sumber yang ada di dapur.

“Jujur kita belum bisa mencakup bangunan seluruh gedung di Tangsel, karena keterbatasan SDM dan masih banyak bangunan yang kecil-kecil yang belum kita periksa,” ujar Uci.

Baca juga :  Kantor Kejari Tangsel Diresmikan

Kemudian, pihaknya pun telah melayangkan surat ke beberapa gedung atau apartemen, namun masih ada saja yang belum mau.

“Padahal bangunan baru harusnya dari awal diuji keberfungsiannya, jadi sistem proteksi dilakukan pengetesan. Sementara gedung yang sudah terbangun paling tidak harus punya APAR, dan akan kesulitan jika harus dilengkapi instalasi lainnya ketika sudah terbangun,” jelasnya.

Baca juga :  Tangsel Banten Masuki Era Fintech 4.0, Daerah Lain?

Ia pun memaparkan, idealnya bangunan dengan 4 lantai keatas sudah wajib memiliki proteksi yang lengkap, seperti hotel. Ataupun mall atau supermarket dengan pengunjung yang banyak.

“Ini dalam rangka antisipasi potensi kebakaran dan seharusnya gedung-gedung sudah memiliki instalasi kebakaran. Disini, kami melakukan pembinaan dan pengawasan, ada kewajiban memeriksa proteksi kebakaran gedung minimal setahun sekali,” ungkapnya. */STR






  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *