Honor Atlet Porda Kabupaten Bogor Dihutang

Penulis : Fuz Fauzan

BOGOR, kabar1.com – Honor para atlet yang masuk dalam kontingen Pekan Olahraga Daerah (Porda) Kabupaten Bogor dihutang, meski tidak begitu besar sekitar Rp 2,5 juta, Manajer Tim Sepak Bola Kabupaten Bogor Iswahyudi menegaskan hal tersebut harus segera diselesaikan.

“Bagi seorang atlet honor itu sangat berarti, karena dengan honor tersebut, seorang atlet bisa membeli kebutuhan yang diinginkannya,” kata Iswahyudi kepada wartawan, Minggu (9/9/2018).

Iswahyudi pun mengaku belum bisa berbuat banyak. Sementara ini dirinya bersama staf kepelatihan hanya bisa memotivasi anggota tim agar fokus berlatih. Apalagi di Porda nanti, cabang sepak bola ditargetkan mendapatkan medali emas.

“Honor, satu dari sekian pemicu semangat bagi seorang atlet untuk mengejar prestasi. Makanya, setiap latihan, kami bersama  pelatih dan seluruh official tim, selalu memberikan motivasi dan meyakinkan, bila honor sejak bulan Juli yang masih dihutang akan dibayar, meski kami sendiri tidak tahu kapan akan dibayarnya,” tegas ketua DPC Partai Hanura itu.

Sementara, anggota tim manajer sepak bola Porda, Junaidi Samsudin mulai mengungkit anggaran hibah yang diberikan APBD kepada PB. Porda dan KONI yang totalnya mencapai Rp 137 miliar.

Menurutnya, satu bulan jelang digelarnya pesta olahraga multi even empat tahunan itu, seharusnya persoalan sarana dan prasarana pertandingan, termasuk apparel dan honor atlet sudah selesai.

“Khusus untuk honor yang dihutang, sedikit banyaknya akan mempengaruhi semangat para atlet. Ini yang kita sayangkan, seharusnya masalah teknis dan lain-lainnya yang menyangkut atlet diutamakan, karena di tangan merekalah target juara umum dipertaruhkan,” katanya.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor ini pun mendesak PB. Porda maupun KONI yang membawahi pengurus cabang (Pengcab) seluruh induk olahraga, secepatnya menyelesaikan masalah honor atlet yang masih dihutang, karena waktu pelaksanaan Porda makin mepet.

“Kami pun minta, pembayaran honor tak dicicil, tapi dibayar semuanya dari Juli sampai September, karena kalau dicicil. Itu sama saja dengan meruntuhkan semangat juang para atlet. Kami mau ngomong seperti ini, sebab para atlet maupun official pasti tidak akan berani,” katanya menegaskan.

Sekedar diketahui, Porda XIII akan diikui 27 daerah se- Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bogor, sebagai tuan rumah pembukannya akan dilangsungkan Sabtu (6/10) mendatang. Rencananya, acara pembukaan akan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Ads MIH
Loading...
KABAR1 TERKINI
Komentar
Loading...