Home / Kesehatan

Sabtu, 14 Maret 2020 - 19:21 WIB

Hingga Sabtu, 14 Maret Pukul 19.00 WIB, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Capai 96

Img 20200314 191837

Img 20200314 191837

JAKARTA – Hingga Sabtu, 14 Maret Pukul 19.00 WIB, kasus positif Covid-19 di Indonesia capai 96. Hal ini dikatakan juru bicara penanganan virus Corona Achmad Yurianto. Dari jumlah itu, 8 diantaranya dinyatakan sembuh.

“Ini didapatkan dari tracing yang kita kerjakan secara masif,” kata Yuri di Gedung BNPB, Jakarta, Sabtu, 14 Maret 2020.

Pasien dinyatakan sembuh setelah dua kali negatif pada pemeriksaan virus corona. “Indikasinya tidak ada keluhan fisik dan dua kali pemeriksaan virus dinyatakan negatif,” ujar Yuri.

Menurut Yuri, Covid-19 bisa sembuh karena peningkatan imun tubuh. Dia juga menegaskan, pasien yang meninggal karena ada faktor penyakit pendahulu.

Baca juga :  Masyarakat Jabar Bakal Terima Tujuh Bantuan

Hingga kini jumlah pasien yang meninggal sebanyak lima orang.

Dalam kesempatan itu, Yuri juga mengatakan, pemerintah tak lagi melakukan penelusuran atau tracing dari satu kasus Covid-19 dengan cara yang saat ini dilakukan.

Pemerintah, kata dia, sudah merumuskan cara lain untuk mempercepat penemuan kasus positif Covid-19 melalui pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Sementara itu, terkait pasien meninggal dunia di RSUD Dr Moewardi, Solo, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengungkapkan, sejauh ini pihaknya masih kesulitan untuk mendapatkan identitas dan data pasien yang dimaksud.

Baca juga :  PWI Kota Bogor Apresiasi Penanganan Pemkot Terkait Wartawan Berstatus ODP

Sebab, sambung Retno, hal itu berbenturan dengan kode etik dan sumpah jabatan kedokteran untuk menjaga identitas pasien yang telah didiagnosa.

“Untuk mendapatkan status data identitas pasien itu kami agak kesulitan. Karena Ini menyangkut konfidensial si pasien. Kami akan terus mencoba berkomunikasi dengan pihak rumah sakit di sana,” ujar dia.

Jika data pasien itu bisa didapat, Dinkes Kota Bogor akan melakukan penelusuran mulai dari lokasi kegiatan seminar, pesertanya, dan sejumlah hal lain.

Baca juga :  Percepat Hasil Tes Swap Keluar, Pemkot Bogor Ajukan Laboratorium IPB

“Ketika kami dapat informasi itu, pasti bisa ditelusuri. Kapan, siapa saja yang terlibat dalam seminar itu, baru bisa kami tracking,” ujar dia.

Diketahui, Indonesia mengumumkan dua kasus pertama positif terpapar virus corona atau SARS-CoV-2 pada Senin (2/3). Sejak saat itu jumlah kasus COVID-19 di Indonesia terus bertambah.

Rabu (11/3) pemerintah mengumumkan kasus pertama positif COVID-19 di Indonesia yang meninggal dunia. Pasien adalah kasus 25 yang merupakan warga negara asing (WNA).*/Kom

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Kesehatan

Benar Kontak Erat Dengan Pasien Covid-19?

Kesehatan

Lagi, Dua Pembuangan Limbah Pabrik Tekstil Ditutup Dansektor 21

Peristiwa

Cegah Sebaran Covid-19, Pemuda Karang Taruna Laksanakan Penyemprotan Disinfektan

Daerah

Dinilai Tidak Akurat, Pemerintah Beralih ke PCR