Guru Honorer Kota Bogor Diasuransikan

BOGOR-kabar1.com-Sebanyak 391 guru dan tenaga honorer yang tergabung dalam kategori dua (K-2) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) maupun SMP Negeri yang ada di Kota Bogor telah mendapat jaminan sosial BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan.

Biayanya diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor. “Para guru honorer dan tenaga kependidikan yang tergabung dalam K2 itu telah kita daftarkan sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial(BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Ini dilakukan, supaya hidup mereka terjamin oleh asuransi. Baik kesehatan maupun ketenagakerjaan,” ujar Kepala Disdik Kota Bogor, Fahrudin, didampingi Kasubag Umum dan Kepegawaian Disdik, Ayub Cahyono, ketika dihubungi kabar1.com, Selasa (20/11/2018).

Jadi, tambah Fahrudin, hidup para guru dan tenaga kependidikan honorer itu harus kita jamin dengan asuransi tersebut. “InsyaAllah, program jaminan sosial kesehatan dan ketenagakejaan kepada tenaga honorer yang tergabung dalam K-2 itu terus berlangsung,” pungkas Fahrudin.

Selain itu, Kadisdik juga mengakui, selama ini masih banyak sekolah, khususnya di SDN yang kegiatan belajar mengajarnya dilakukan oleh guru honorer. Sebab, sekolah tersebut kekurangan guru Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahkan. kekurangan guru paling banyak terjadi di SD. Sebab, sekolah dasar ini jumlahnya paling banyak. Lebih dari 240 unit. Dengan begitu, kebutuhan guru ASN-nya juga sangat tinggi dibandingkan dengan SMP. “Setiap tahun juga kita selalu usulkan ke pusat mengenai kekurangan guru ini, supaya segera terisi,” timpal Ayub. URI

Pos terkait