Home / Olahraga

Minggu, 2 Agustus 2020 - 16:41 WIB

Grazie, Jack

MILAN – Giacomo Bonaventura. Nama ini menjadi perbincangan pada pertandingan Ac Milan melawan Cagliari, Minggu (2/8/2020), dini hari. Ya, pria bernomor punggung 5 ini, berjalan gontai usai pertandingan ke tengah lapangan San Siro, kemudian berjongkok sebentar sambil memegang rumput, seolah-olah mengucap tanda perpisahan.

Jack, pria ini biasa disapa para fans Ac Milan memang hampir dipastikan tak akan diperpanjang kontraknya yang akan habis di akhir musim ini, akibat kebijakan klub terkait batasan usia dan gaji pemain.

Baca juga :  Promosi Piala Dunia : Mempromosikan Etika, Budaya Lokal, Kemerdekaan Berpikir & Toleransi Untuk Peradaban Baru

Jack sendiri sudah berusia diatas 30 tahun, sedangkan manajemen klub akan mengambil langkah merekrut pemain muda dibawah 25 tahun pada musim depan.

Terlepas dari itu semua, Jack sendiri sudah mengabdi di Rossoneri sejak tahun 2014/2015. Saat itu, si Iblis Merah dilatih Fillipo Inzaghi. Ada cerita unik dibalik perekrutan Jack.

Sejatinya, saat itu Jack sendiri akan bergabung dengan klub rival se-kota Milan, Inter. Namun, diakhit batas waktu pendaftaran pemain yang wajib dikirimkan masing-masing klub ke FIGC, Jack tiba-tiba beralih menandatangani persetujuan gabung dengan Ac Milan.

Baca juga :  Kondisi Atlit Muaythai, Novianti : Koni Maupun Pemkab Subang Tidak Ada Niat Baik

Gagalnya pertukaran Zaccardo dengan Biabiany menjadi penyebabnya. Ya, Zaccardo adalah pemain Milan, sedang Biabiany yang sudah berpose menggunakan syal Milan merupakan pemain Parma yang juga dimiliki oleh Inter Milan. Pertukaran keduanya gagal karena Biabiany divonis menderita penyakit jantung.

Alhasil, mengetahui hal ini, agen Jack yang sedang dalam perjalanan menuju Inter langsung menghubungi Adriano Galliani, Vice President Ac Milan. Tak butuh waktu lama, hanya hitungan jam, Jack pun resmi menjadi pemain Ac Milan. Ia membubuhkan tandatangannya sambil menangis.

Baca juga :  Wakapolri dan Kapolres Bogor Beri Semangat Atlet Paralayang

Jack pun menjelma menjadi salah satu pemimpin di masa suram Il Rossoneri. Berganti pelatih berkali-kali, Jack tetap mampu menjadi pemain vital.

Kini, dedikasi Jack Bonaventura berakhir. Dirinya pun belum memutuskan untuk bergabung ke klub mana di musim yang akan datang. Yang pasti, usai pertandingan versus Cagliari, Jack mengunggah kata perpisahan di akun instagramnya. Grazie Jack, Terima kasih, Jack. NZI

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Olahraga

Pendekatan Baru Untuk Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala DUNIA 2022
IMORI Kawal Inpres Percepatan Sepak bola Nasional

Olahraga

IMORI Kawal Inpres Percepatan Sepak bola Nasional

Daerah

ZM Tinggal Menunggu Pendamping

Olahraga

Croser Nasional dan Internasional Ramaikan Kejurnas Motor Cross