Geng Motor Asal Depok Resahkan Warga Bojonggede

63
ilustrasi

BOGOR, kabar1.com – Warga Bojonggede resah. Dalam tiga hari ke belakang ini, mereka diteror sejumlah anak muda yang diduga geng motor. Bahkan, aksi para berandalan yang menurut informasi kerap dilengkapi dengan senjata tajam ini, sudah memakan korban.

Informasi yang diperoleh PAKAR, gerombolan yang kerap berboncengan tiga orang dalam satu motor ini berkeliaran pada pukul 02.30 WIB. Tak hanya menyasar warga yang tengah berada di pinggir jalan, mereka juga kerap menyatroni sejumlah toko atau warung milik warga.

“Kemarin, ada anak yang katanya kena sabetan clurit. Katanya sih geng motor Depok. Anaknya (korban-red) sedang makan nasi uduk usai mengantar dagangan ke pasar, tiba-tiba diserang membabi buta,” ujar Putra (22), warga Batu Gede, Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja kepada kabar1.com, Kamis (28/12/2017).

Tak hanya Putra, Fauzi warga lainnya juga membenarkan terror tersebut. Bahkan dirinya merasa takut jika melintas pada malam menjelang subuh. “Ngeri bang, saya takut. Kalau jalan pakai motor selalu waspada ada, ngeri ada yang ngikutin,” papar lelaki berambut pirang ini.

Aksi geng motor ini juga meresahkan pengendara motor di Cibinong. Warga Kampung Klapa, Kelurahan Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede. Bahkan, seorang pemuda bernama Revaldi (21) nyaris menjadi korban lantaran hendak disabet menggunakan senjata tajam ketika pulang kerja, Rabu (27/12) sekitar pukul 01.00 WIB.

Menurut Kapolsek Cibinong, Kompol Hida Tjahjono, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sukahati, Kecamatan Cibinong. Korban yang melintas dari arah Karadenan menuju Simpang PDAM Cibinong ini tiba-tiba disabet senjata tajam oleh pengendara motor dari belakang.

Revaldi pun terjatuh lantaran berusaha menghindari sabetan senjata tajam pelaku yang diduga komplotan geng motortersebut. “Korban lagi jalan pelan mau pulang dari tempat kerjanya, alhamdulillah korban selamat hanya robek bagian jok motornya saja karena senjata tajam,” kata Kapolsek Cibinong, Kompol Hida Tjahjono. FUZ

Komentar anda