Fahrudin : Guru Tidak Boleh Terlepas Dari Idealisme Pendidikan

  • Bagikan

BOGOR, kabar1.com – Tujuan pendidikan nasional harusnya mampu terialisasi meski harus dihadapkan tantangan bagaimana menciptakan pendidikan yang maju dan berkualitas.

Hal ini ditegaskan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bogor, H. Basuki saat menggelar acara halal bil halal PGRI Cabang Bogor Utara, di Masjid SMA PGRI 4, Jalan Cermai Ujung, Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/07) pagi.

Mengajak semua guru, tantang Basuki, khususnya yang tergabung di PGRI Cabang Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat agar mempererat hubungan tali silaturahmi antar sesama guru, yang tentunya akan bernilai postifi diantaranya, menjadi pelopor pendidikan.

“Jadi, mari kita terus berupaya menjadikan pendidikan yang maju dan berkualitas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor, Fahrudin berharap, para guru tidak boleh terlepas dari idealisme pendidikan. Idealisme dimaksud, kata Fahrudin, ialah idealisme Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

“Idealisme Aswaja itu ialah Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Jadi, untuk mewujudkan  pendidikan yang maju dan berkualitas di Kota Bogor ini tidaklah sulit, meskipun tetap membutuhkan kerja keras para guru,” ungkapnya.

Kegiatan halal bi halal yang mengambil tema “melalui halal bilhalal kita pererat solidaritas anggota PGRI menuju guru berkualitas bermartabat, sejahtera, dan berakhlakul karimah” ini, dihadiri ratusan guru, pengurus PGRI Kota Bogor dan pengurus Cabang Bogor Utara, serta Kadisdik Kota Bogor.URI






  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *