Endarno : Puncak Arus Mudik Penumpang KRL Rangkasbitung Terjadi Pada H-1

LEBAK, kabar1.com – Stasiun Rangkasbitung diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang arus mudik lebaran 2018 pada H-1. Hal ini disampaikan Kepala Stasiun Rangkasbitung, Endarno kepada kabar1.com saat melakukan pemeriksaan kesiapan sarana-prasarana serta personil, Rabu (13/6/2018).

Endarno menjamin optimalisasi kesiap-siagaan sudah dalam tahap puncak untuk menghadapi kondisi lonjakan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Rangkasbitung.

Baca juga :  Berikan Sepatu, TRC LMPI Lebak Bantu Anak Tidak Mampu

“Demi kenyamanan dan keamanan pemudik, kami terus meningkatkan pelayanan agar semua penumpang terangkut, selain itu kami juga memperketat keamanan dengan menurunkan petugas keamanan baik dari Polres Lebak, TNI, dan Polsuska” kata Endarno Kepala Stasiun KA Rangkasbitung, Rabu (13/6/2018).

Ia juga memperkirakan akan ada sekitar 40.000 orang penumpang akan turun di Stasiun Rangkasbitung pada H-1. Meski demikian dari hasil pemantauan petugas, hingga hari ini pemberangkatan penumpang berjalan lancar meski terjadi kepadatan.

Baca juga :  Danramil 0315 Bayah Sambangi Wewengkon Adat Kasepuhan Citorek

“Kebanyakan penumpang akan berdatangan dari Stasiun Tanahabang-Serpong-Parungpanjang, Serang, dan Merak'” ulas Endarno.

Endarno : Puncak Arus Mudik Penumpang KRL Rangkasbitung Terjadi Pada H-1PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui Stasiun Rangkasbitung-Tanahabang mengoperasikan sebanyak 21 perjalanan pulang pergi (PP) KRL atau commuterline, dan KA ekonomi jurusan Rangkasbitung-Merak sebanyak enam kali pulang pergi.

Baca juga :  Pungli, Siap-Siap Dibui 20 Tahun

“Kami pastikan pada puncak arus mudik besok keamanan akan tetap terjaga dengan baik, dan diminta kepada para penumpang untuk tetap berhati-hati guna menjaga terjadinya kecelakaan,” katanya.AIS