Home / Ekonomi

Kamis, 6 Agustus 2020 - 00:36 WIB

Enam Ribu Ton Beras untuk 200 Ribu KK

BOGOR – Bupati Bogor Ade Yasin meluncurkan Bantuan Sosial (Bansos) non tunai tahap dua berupa beras sebanyak enam ribu ton, untuk 200 ribu Keluarga (KK) di 40 Kecamatan se-Kabupaten Bogor, di Kelurahan Ciriung Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, Rabu (5/8/2020).

Ini dilakukan sebagai bentuk penanganan lanjutan dalam rangka perlindungan sosial terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, penyaluran Bansos tahap dua sebanyak enam ribu ton beras untuk 200 ribu KK yang tersebar diseluruh Kecamatan Kabupaten Bogor. Akan dilaksanakan oleh tim gabungan TNI Lanud Atang Sanjaya, Polres Bogor, Kodim, PUPR, BPBD dan Satpol PP dengan total 29 truk yang dijadwalkan selama 30 hari mendatang.

Baca juga :  Rabu 15 April, Pasien Positif Covid-19 di Kab Bogor Bertambah, 1 PDP Meninggal Dunia

Diawali wilayah Cibinong Raya yaitu Kecamatan Cibinong, Citeureup, Sukaraja, Bojonggede, dan Tajurhalang. “Beras yang kami salurkan tahap dua ini adalah beras dengan kualitas medium, yang kami ambil langsung dari gudang bulog dramaga Kabupaten Bogor. Kita telah lakukan uji tanak. Nasinya putih bersih bagus dan layak konsumsi, tadi sudah saya coba langsung rasanya  sangat enak kualitasnya juga  baik,” tegas Ade Yasin.

Ade Yasin menambahkan, peluncuran Bansos tahap dua sebanyak enam ribu ton beras untuk 200 ribu KK yang tersebar diseluruh Kecamatan Kabupaten Bogor. Bansos tahap kedua yang didanai menggunakan Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) Kabupaten Bogor.

Baca juga :  PT Sinar Berlian Auto Graha Cibinong Tebar Promo

Untuk itu pengadaan beras tahap dua ini lebih selektif melalui kerjasama dengan perum Bulog. Guna mendapatkan beras dengan kualitas yang baik.

“Kita percaya kali ini Bulog lebih berhati-hati dan menyediakan beras dengan kualitas baik. Terlebih Bulog telah membentuk tim monitoring dan evaluasi (Monev). Untuk berkoordinasi dengan tim Pemkab Bogor, kami sepakat bahwa bilamana ditemukan beras dengan kualitas tidak memenuhi standar. Dapat dilakukan penukaran 100 persen dan akan langung diganti,” ujarnya.

Ditempat yang sama, kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Nuradi menuturkan, Bansos non tunai tahap dua diberikan dalam bentuk beras 30 kilogram per Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS). Pada penyaluran bansos tahap dua ini, Pemkab Bogor kembali bekerjasama dengan perusahaan umum Bulog.

Baca juga :  Tegangan Listrik Didesa Tambak Kecamatan Cimarga Rugikan Pelanggan

“Rencana penyaluran Bansos tahap dua ini akan mulai disalurkan mulai hari ini 5 Agustus sampai 10 September 2020. Untuk pengiriman dimulai dari Kecamatan Cibinong dengan jumlah 414.420 Kilogram beras untuk 13.814 KK, yang kita awali dari kelurahan Ciriung sebanyak 6.330 Kg beras untuk 211 KK. Kita awali di Kecamatan Cibinong karena jumlah penerimanya paling besar di Kecamatan ini,” papar Nuradi. */WAN

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Daerah

Kemenperin Targetkan Bogor Jadi Produsen Massal Logam
Warga Pertanyakan CSR PT Sumber Alfaria Trijaya

Ekonomi

Warga Pertanyakan CSR PT Sumber Alfaria Trijaya

Ekonomi

Tangsel Banten Masuki Era Fintech 4.0, Daerah Lain?
FUTURE CITY SUMMIT 2019

Advertorial

FUTURE CITY SUMMIT 2019