Empat Wartawan Sumbar Uji Kompetensi di Cianjur

29
CIANJUR, kabar1.com – Sebanyak 45 wartawan ikuti uji kompetensi wartawan (UKW) ke-15 tingkat Provinsi Jawa Barat di Hotel Mandala Kencana Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Jumat (27/10). Bahkan UKW itu, juga diikuti oleh empat orang wartawan asal Sumatra Barat.
Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman punhadir dalam kegiatan yang dibuka dengan pertunjukan angklung dari orkestra binaan PWI Cianjur. Tidak hanya Wabup, beberapa tamu undangan juga ikut dalam pembukaan UKW bertema Menciptakan Wartawan yang Profesional dan Kompeten.
Ketua Panitia UKW, Deni Abdul Kholik, mengatakan,  UKW kali ini diikuti oleh 45 orang wartawan, terbagi dalam 3 kategori, yakni 4 orang UKW tingkat Utama (pimred), 9 orang di tingkat Madya (Redaktur), dan 32 orang di tingkat muda (wartawan).
“Yang kami sangat bangga, dari 45 peserta itu, ada empat peserta dari Sumatera Barat,” ujarnya di sela kegiatan, Jumat (27/10).
Ketua PWI Perwakilan Cianjur, Esya Mahendra mengungkapkan, setelah menjalani UKW, diharapkan kinerja dan profesiaonalisme wartawan yang bertugas di Kabupaten Cianjur, bisa meningkat. Di samping itu, untuk meningkatkan SDM wartawan tersebut sesuai dengan imbauan dewan pers agar seluruh wartawan di indonesia mengikuti uji kopentensi.
“Untuk itu kami pengurus pwi Cianjur membuka peluang kepada seluruhwartwamn baik anggota pei maupun diluar PWI yang belum tentu digelar setahun sekali di Cianjur. ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan profesionalisme wartawan, baik di Cianjur, tingkat Jawa Barat, hingga nasional,” katanya.
Ketua PWI Provinsi Jawa Barat, Mirza Zulhadi, menuturkan, suksesnya penyelenggaraan UKW ke-15 di Cianjur bakal jadi landasan bagi PWI Jabar untuk melaksanakan UKW lebih sering. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kompetensi wartawan, dan seluruhnya sudah teruji kompetensinya.
“Tahun depan, ditargetkan7 kali UKW digelar di Cianjur. Sehingga dalam waktu dekat, wartawan di Jawa Baratsudah diuji kompetensinya,” tuturnya.
Di sisi lain, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, menuturkan, wartawan merupakan mitra pemerintah, semuanya bekerja dengan baik. Bahkan kami terbantu, sebab program pemerintah bisa tersosialisasikan.
“Meskipun medsos sudah dimana-mana, tapi media elektronik dan cetak masih sangat dibutuhkan. Semoga yang mengikuti bisa dilancarkan dalam setiapprosesnya,” pungkasnya.DIE

Komentar anda