Edan, Diduga Marak Pungli di Lingkungan UPT Pendidikan Banten

LEBAK,kabar1.com–  Ada aktivitas pungutan liar (Pungli) di Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Dinas Pendidikan Provinsi Banten wilayah Kabupaten Lebak. Diungkapkan sumber pengusaha yang enggan namanya dirilis, membeberkan jika aksi pungli di UPT Pendidikan tersebut, dinilai sudah melampaui batas-batas toleransi.

“Semua proyek, terutama yang penunjukan langsung, setiap rekanan selalu dimintai uang. Nilainya cukup variatif tergantung dari nilai proyeknya, dari mulai 10 hingga 12 juta rupiah, entah untuk apa uang hasil pungutan itu kami tak paham,”kata sumber yang enggan namanya disebut kepada kabar1.com, Minggu (24/6/2018) di Rangkasbitung.

Baca juga :  Lagi Si Jago Merah Luluh Lantahkan Ponpes Dilebak

Ironisnya, lagi, pungli tersebut terindikasi kuat dimotori H. Sargawi, oknum UPT Pendidikan setempat, sementara oknum lain yang ditugaskannya, yaitu Sujai oknum Kasubag tata Usaha, selaku tim yang kerap melobi para pengusaha rekanan di UPT tersebut.

Baca juga :  Opik Ditemukan Bersimbah Darah Penuh Luka Bacokan

Untuk tahun ini, lanjut sumber lagi, terdapat sejumlah kegiatan yang bersifat penunjukan di lingkup UPT Pendidikan Provinsi Banten wilayah Lebak, antara lain pengadaan AC, mebelair, rehab gedung eks Samsat untuk peralihan kantor UPT, serta pengadaan unit computer.

Baca juga :  FBI Eksekusi Surat Perintah Penggeledahan Rumah Marliem

“Hemat kami sih, kalau dua oknum itu masih bercokol. Kami yakin, UPT Pendidikan Provinsi di wilayah Lebak akan carut-marut, kami mendesak agar Kepala Dinas Pendidikan Banten, segera ambli tindakan tegas,” ujarnya.

Sementara, Kepala UPT Pendidikan Wilayah Lebak, H.Sargowi belum dapat dimintai komentarnya, karena saat coba dihubungi selularnya selalu dalam kondisi tidak atif.YNS






Pos terkait