Dua Buruh Korban Kecelakaan Kerja Tagih Janji PT APLUS

  • Bagikan

LEBAK, kabar1.com – Lelah menunggu janji, Deden dan Ajis dua orang buruh pabrik yang menjadi korban kecelakaan kerja PT.Aplus yang berlokasi di Desa Nameng Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak. Keduanya mempertanyakan janji PT Aplus yang akan memberikan santunan kecelakaan kerja, yang pada realitasnya hingga saat ini tidak kunjung diterima mereka.

“Mereka berjanji saat bermusyawarah antara kami dengan PT Aplus disaksikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Lebak pak Maman SP dan Ketua Komisi III DPRD Lebak Rudi Kurniawan. Dalam perjanjiannya, pihak PT Aplus akan segera merealisasikan hak-hak kami selaku korban kecelakaan kerja,” tutur keduanya pada kabar1.com, Selasa (1/8) di kediamannya.

Baca juga :  Hari Pertama Masuk Walikota Banjar Ade Uu Sukaesih Halal Bihalal Bersama ASN

Berkaitan hal itu,Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi (Disnakertrans) H.Maman SP, menegaskan bahw dari sisi kewenangan, pihaknya sudah berupaya maksimal dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tufoksi) sebagai pembina ketenagakerjaan.

“Paska kejadian, kami datang ke PT Aplus bersama Komisi III DPRD Lebak. Di sana.Tujuannya,kami coba clearn atas adanya korban kecelakaan kerja di PT Aplus, pada posisi itu, kami adalah fasilitator dan pembina, sehingga kedua belah pihak,yaitu pihak korban kecelakaan kerja dan perusahaan dapat memahami akan hak dan kewajibannya masing-masing,salah satunya berkaitan dengan santunan kecelakaan kerja yang wajib diberikan pihak perusahaan, pada si korban,” tandasnya.

Baca juga :  Subang Layak jadi Tuan Rumah Porda Jabar 2022

Ditegaskan H Maman, kala itu managemen PT Aplus siap dan sanggup untuk memberikan santunan pada korban kecelakaan kerja. Akan tetapi, jika hingga saat ini janji mereka belum juga di aflikasinya maka kami akan coba mengingatkan managemen PT Aplus  kembali, sehingga korban kecelahan kerja tersebut, segera menerima haknya.

Meski secara Tufoksi tugas kami sudah usai, namun kami akan coba mengingatkan kembali PT. Aplus,agar mereka menepati janjinya terhadap korban kecelakaan kerja.

Baca juga :  Kedatangan Koper Jamaah Haji Siap Diperifikasi Kemenag Lebak

“Ya, karena korban kecelakaan kerja belum.menerima haknya. Maka apa boleh buat, kami akan segera menegur  managemen PT Aplus,agar merealisasikan janjinya itu,” ujar H. Maman.

Terpisah, dengan dalih tidak ada ditempat, managemen PT Aplus saat coba dihubungi media ini, tidak ada satupun yang berhasil ditemui. “Manager maupun direktur tidak ada pak. Beliau sedang pada  keluar pak,” terang Edwin, yang mengaku Koordinator Security.YNS/WNK






  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *