DLH Kabupaten Bogor Ambil Sampel Pabrik Maut

BOGOR, kabarsatu.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor melakukan pengambilan sampel bahan pembuatan alas telur di pabrik maut yang menewaskan 7 orang di Kampung Cibunar Kardun, RT 02/RW 03 Desa Cubunar, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Baca juga :  Soal Jumlah Warga Miskin, Ini Kata Bupati Bogor

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Bogor, Pandji Ksyatriadi mengatakan, bara meter air dan bara meter udara bisa dijadikan bahan untuk mengetahui apah penyebab hingga 7 orang tersebut tewas. “Dari SOP 14 hari bisa diketahui dan itupun bersama mabes polri dari bahan pembandingnya,” kata Pandji kabarsatu.com.

Baca juga :  1.397 Obat Berbahaya Diamankan Polda Jabar

Menurut Pandji, udara yang di keluarkan dari pabrik pembuatan tatakan telur sudah tidak berbahaya lagi. “Kami mempunyai alatnya untuk mengetahui hal itu dan medeteksi pencemarannya,” kata dia.

Namun begitu, mantan Camat Rumpin ini menambahkan, pihaknya tetap akan melakukan pengecekan dari udara maupun air. Dan hasilnya baru akan diketahui 14 hari kedepan.

Baca juga :  14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

Pandji menerangkan, keberadaan pabrik tersebut belum mengantongi izin baik dari perindustrian maupun Lingkungan Hidup,” pungkasnya.YAS