Dishub Kota Bogor Bakal Tambah Zona Parkir ?

BOGOR, Kabar1.com – Maraknya parkir liar disejumlah titik lokasi di Kota Bogor, sempat dikeluhkan warga. Pasalnya, selain mengganggu ketertiban umum, juga membuat kesemrawutan arus lalulintas.

Menyikapi hal ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor melakukan pengecekan ke titik titik lokasi tersebut, salah satunya di Jalan Ahmad Yani Kota Bogor, Selasa (24/10/2017)

“Kita cek langsung dilapangan, iya memang ada. Dan ini berada didepan tempat tempat usaha yang memiliki lahan parkir terbatas. Untuk sementara kami usir,” ujar Kepala Seksi Perparkiran Dishub Kota Bogor, Suratman di lokasi pengecekan.

Baca juga :  Kasus Kekerasan Seksual Anak di Bogor Tinggi

Suratman menambahkan, Dishub akan segera melayangkan surat teguran kepada para pemilik usaha. Namun jika tidak diindahkan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas berupa penggembokan hingga penggembosan ban.

“Secepatnya kita berikan surat teguran. Dan kalau ngeyel, akan kita tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Suratman memaparkan, untuk mengatasi persoalan ini, Dishub telah mengusulkan penambahan zona bebas parkir ke Pemerintah Kota. Ada 12 zona yang diusulkan dan kini dalam kajian Bagian Hukum. Ke-12 zona tersebut diantaranya Jalan Pandu Raya, Bogor Nirwana Residace (BNR), Panaragan, Paledang, Dadali, dan Jalan Merdek serta beberapa zona lainnya.

Baca juga :  Kadinsos Pandeglang Blusukan Pastikan Sembako Tepat Sasaran

“Kalau Jalan Paledang, Panaragan sebetulnya dulu zona parkir tapi dihilangkan dan sekarang dihidupkan kembali. Usulan sudah diajukan beberapa waktu lalu, saat ini sedang dikaji di bagian hukum. Kami berharap secepatnya atau tahun ini bisa segera di realisasikan” paparnya.

Dijelaskannya, saat ini Kota Bogor telah mempunyai 105 zona parkir yang tersebar di 770 kilometer jaringan di enam kecamatan. Usulan penambahan zona ini, diharapkan secara bertahap akan dapat mengatasi persoalan parkir ilegal atau liar.

Baca juga :  Jalur Puncak Dua Gagal?

Selain mengusulkan zona parkir, Dishub Kota Bogor mengkaji peruntukan lahan parkir bagi tempat usaha kuliner di Kota Bogor. Suratman menjelaskan, berdasarkan peninjuan di beberapa tempat usaha kuliner, masih banyak restoran atau kafe yang kurang menyedikan lahan parkir. (Bstn).






Pos terkait