Disdukcapil Kab Bogor Terus Jemput Bola Perekaman e-KTP

Home / Pemerintahan

Rabu, 16 Mei 2018 - 20:56 WIB

BOGOR, kabar1.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor terus berupaya menjemput bola bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP.

Dari 3 juta  213 ribu 248 wajib ktp, Disdukcapil mencatat sekitar 3 juta 290 ribu masyarakat Kabupaten Bogor yang sudah melakukan perekaman.

“Sisanya sudah kita panggil dengan surat panggilan yang kita edarkan untuk segera melakukan perekaman,” ujar Kepala Bidang Kependudukan pada Disdukcapil Kabupaten Bogor, Dadan Darmatin Dirgantara, Rabu (16/5/2018).

Baca juga :  Bupati Yanti Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018

Dadan mengungkapkan, saat ini Disdukcapil Kabupaten Bogor mendapatkan jatah 30 ribu blanko dalam satu minggu untuk melakukan percetakan.

“Sebelumnya kita hanya mendapatkan 30 ribu per bulan. Kita mendapatkan sokongan blanko yang banyak karena target pusat untuk Kabupaten Bogor paling banyak se-Indonesia,” ungkap Dadan.

Dalam satu hari, kata Dadan, pihaknya bisa melakukan pencetakan delapan hingga sepuluh ribu. “Masih banyak target pusat yang belum kita selesaikan. Semoga penambahan blanko ini bisa mempercepat target itu,” tuturnya.

Baca juga :  Bupati Bogor Mutasi Empat Pejabat Esselon II

Selain terus mendorong perekaman E-KTP, dalam momen menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bogor, Disdukcapil juga berencana membangun tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk 40 kecematan yang ada di Bumi Tegar Beriman. Ini dibuat bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Lokasi UPT sudah kita ditentukan. Saat ini tinggal menunggu persetujuan gubernur dan peraturan bupati,” ucap Dadan.

Menurut Dadan, pembangunan UPT didasari volume permohonan perekaman E-KTP yang sangat banyak setiap harinya. “Tujuh UPT tersebut mencakup lima hingga enam kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor,” katanya.

Baca juga :  Bupati Bogor Teken APBD Perubahan 2018

Namun dalam Pilkada nanti, Dadan mengatakan, untuk anak usia 17 tahun pada hari H (pencoblosan), mereka akan diberikan surat keterangan (suket) yang sudah terdata di Disdukcapil Kabupaten Bogor.

“Kita mencetak suket sebelum usianya menginjak 17 tapi kita berikan pada hari H. Atau H-7 hingga H pelaksanaannya (pencoblosan),” tandas Dadan.FUZ