Diduga Selewengkan Dana Desa, Mantan Kades Di Ciamis Terancam 20 Tahun Penjara

CIAMIS, Kabar1.com –  Mantan Kepala Desa (Kades) Danasari, Kecamatan Cisaga, bernama Yayat ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi oleh Kepolisian Resor (Polres) Ciamis, Jawa Barat (Jabar), oknum mantan kades  terbukti menyelewengkan dana bantuan infrastruktur perdesaan dan tunjangan penghasilan aparatur desa mencapai Rp105 juta.

 

Selama menjabat oknum Kades Danasari Kabupaten Ciamis periode 2015 hingga 2016 diduga menggelapkan uang dana desa, yang alokasinya diperuntukkan untuk Dana Alokasi Khusus (DAK), alokasi dana desa (ADD) dan dana bantuan provinsi (Banprov). Desa Danasari, Kecamatan Cisaga menerima dana desa sebesar Rp800 juta, sementara yang dikorupsi 105 juta. Pelaku diduga hasil uang korupsi digunakan untuk kepentingan pribadi.

Baca juga :  Wah, Ular Sanca Kembang 'Bertamu' ke Rumah Warga

 

“Tersangka tidak mampu mengembalikan uang korupsi kepada negara dari temuan hasil audit,” ujar Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso.

Baca juga :  Kimia Farma Resmikan Laboratorium Klinik Terlengkap di Kota Bandung

 

Kapolres Ciamis AKBP Bismo, Jumat, (20/7/2018) menjelaskan, kegiatan pembangunan infrastruktur diduga tidak sesuai spesifikasi yang ditetapkan dalam perencanaan. Polres Ciamis juga memeriksa dan mengaudit fisik bangunan dibantu saksi ahli dari Inspektorat dan Dinas PUPR Ciamis.

Baca juga :  Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Konstalasi Pilkades di Kabupaten Bogor Malah Memanas

 

“Tersangka dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” tandasnya.DGM






Pos terkait