Di Masa Depan, Ponsel Tak Perlu Baterai

Senin, 25 September 2017 - 20:00 WIB

BOGOR, kabar1.com – Sekelompok peneliti di University of Washington di Seattle dan bekerja dengan menggalang sejumlah kecil tenaga dari sinyal radio, dikenal sebagai frekuensi radio atau gelombang RF. Hasilnya, mereka menemukan sebuah teknologi baru, yakni ponsel bebas baterai.

Temuan itu mungkin tidak sepadan dengan temuan teknologi telepon oleh Alexander Graham Bell, tetapi kedua peneliti di University of Washington, Shyam Gollakota dan Vamsi Talla, mengatakan terobosan mereka itu luar biasa.

Baca juga :  Pameran 637 Poster Karya Ilmiah FMIPA Unpak Bogor

“Ponsel tanpa baterai ini lompatan besar dalam hal kemampuan piranti bebas baterai karena kini ada piranti streaming yang bisa terus berbicara sambil menerima data, yang pada dasarnya adalah telepon,” kata Gollakota.

Baca juga :  Tangsel Banten Masuki Era Fintech 4.0, Daerah Lain?

Bukankah ponsel membutuhkan banyak tenaga listrik untuk beroperasi tanpa baterai?

“Iya! Betul. Ponsel biasa membutuhkan ratusan miliwattlistrik saat melakukan panggilan. Jadi, tidak mungkin membuat piranti seperti itu betul-betul bebas baterai. Yang kami lakukan, sebagai tantangan pertama, adalah menurunkan kebutuhan akan listrik yang besar itu,” imbuh Talla.

Dijabarkan Talla, gelombang RF ada di sekitar kita. Ia pun mencotohkan, statsium FM menyiarkan gelombang radio, juga statsiun TV dan menara ponsel.

Baca juga :  UMKM Kabupaten Bogor Siap Go Online

“Memang tidak semua ponsel bisa, tapi setidaknya jika ponsek kita mati, bukan berarti kita tidak bisa dihubungi. Kami sendiri sedang berupaya untuk memasarkannya ke khalayak ramai,” imbuhnya. FUZ (diolah dari berbagai sumber)*

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Nasional

Pemkot Tangsel Ingin Cetak Blangko E-KTP Sendiri, Karena…

Peristiwa

Tim Polda Jabar Cek Kelaikan Armada Quick Respon Polresta Bogor Kota

Teknologi

Komputer Kuantum, Komputer Super Dahsyat!
Mendagri : Pemda Harus Terfokus Pada Multi Sektoral

Daerah

Mendagri : Pemda Harus Terfokus Pada Multi Sektoral