Dansektor Pembibitan Terima Sumbangan 5000 Bibit Kopi Dari Menristek Dikti

  • Whatsapp

KATAPANG, kabar1.com – Komandan Sektor Pembibitan satgas Citarum, Kol Inf Yanto Kusno Hendarto terima secara simbolis sumbangan 5000 bibit tanaman kopi jenis robusta dan arabika hasil kultur jaringan dalam acara Gebyar Edukasi 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Citarum Harum yang diselenggarakan di bantaran sungai desa Cilampeni, Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa, 31/7.

 

Bacaan Lainnya

Penyerahan secara simbolis diberikan langsung oleh Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi, Prof H Muhamad Nasir, P.Hd.,Ak. disaksikan oleh Deputi IV Menko Kemaritiman (bidang SDM, Iptek dan Kebudayaan), Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan S.H.,M.Tr (Han), Rektor UPI Prof DR Asep Kadarohman dan forkopimda. Selain memberikan sumbangan bibit pohon kopi, Kemenristekdikti juga menyalurkan bantuan berupa 2 alat incenerator (pengolah sampah domestik) yang ditempatkan di desa Mekar Rahayu.

 

Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi, Muhamad Nasir mengatakan H. Mohamad Nasir Ph.D.,Ak menyampaikan bahwa pada Gebyar edukasi 3 R Citarum Harum ini, merupakan salah satu bentuk dukungan perguruan tinggi untuk menata dan memperbaiki ekosistem DAS Citarum, setelah sempat pada tahun 2017, The Newyork Times menobatkan Sungai Citarum sebagai Sungai terkotor di dunia, namun saat ini sudah bisa kita lihat kemajuan hasilnya.

 

Dirinya berharap dengan adanya kehadiran perguruan tinggi yang menyelenggarakan KKN Tematik Citarum Harum memberikan solusi dalam merevitalisasi DAS Citarum, “nantinya kita akan lihat, riset yang mereka lakukan bermanfaat ntuk penataan citarum,” harapnya.

 

Lebih lanjut , Menristek Dikti meyakini bahwa  dengan upaya bersama dan melibatkan semua komponen maka  Sungai Citarum akan kembali harum. “Tidak perlu menunggu waktu sampai 7 tahun, tapi cukup 2 tahun saja,” tegasnya.

 

Mohamad Nasir mengucapkan terima kasih kepada Pangdam III/Siliwangi selaku Wadansatgas bidang ekosistem yang mengkoordinasikan kegiatan Satgas Citarum Harum di lapangan serta upaya yang dilakukan dengan  mendatangi pelaku Industri untuk di edukasi tidak membuang limbah beracun ke Sungai Citarum, karena hal tesebut sama saja dengan membunuh kehidupan secara perlahan serta merusak masa depan generasi penerus. Pencemaran akan sangat  mengganggu kesehatan dan merusak lingkungan, tutupnya.

 

Sementara ditempat yang sama, Kol Inf Yanto Kusno Hendarto selaku Dan Sektor Pembibitan Satgas Citarum mengatakan, “betul sekali, 2500 kopi arabika varietas sigarutang dan 2500 kopi robusta, semuanya dari kultur jaringan,” ujarnya.

 

Ditambahkan Kol Inf Yanto Kusno, khusus untuk bibit yang masuk dari kultur jaringan bukan dari biji, maka akan dibuat demplot tesendiri di Cikembang untuk arabika, “sehingga perkembangannya bisa kita monitor, sementra untuk bibit kopi robusta karena karakteristiknya untuk di ketinggian dibawah 900 mdl maka akan di salurkan ke sektor 3,” jelasnya.

 

Terkait dengan pemupukan dan perawatan akan dilakukan secara sendiri oleh sektor. Namun dirinya juga berharap, “kedepan yang memberikan bantuan bibit disertai juga dengan pupuk untuk pemeliharaan,” pungkasnya. CUY

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia