Dana Desa Langsung Masuk Rekening Desa

Home / Pemerintahan

Kamis, 5 Maret 2020 - 01:38 WIB

BOGOR – Kabar gembira bagi seluruh pemerintahan desa di Kabupaten Bogor. Pemerintah Pusat dalam waktu dekat akan segera mencairkan dana bantuan bagi otoritas pemerintahan di wilayah. Hal itu dipastikan dalam Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2020, di Sentul International Convention Center (SICC), Babakan Madang, Kabupaten Bogor, kemarin.

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Bupati Bogor, Ade Yasin dan para Kepala Desa se-Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menegaskan, mekanisme penyaluran Dana Desa tahun anggaran 2020 ini akan langsung dikirim ke Rekening Kas Desa (RKD), bukan lagi melalui pemerintah provinsi.

Baca juga :  Dana Desa Sudah Ada di Kasda

“Keputusan pemerintah ini dibuat sebagai upaya melakukan efisiensi serta memangkas jalur birokrasi. Diharapkan dana desa yang langsung turun ke rekening desa bisa segera dimanfaatkan dan dirasakan hasilnya oleh masyarakat,” kata Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dalam sambutannya.

tbn

Lebih lanjut ia juga memaparkan, dana desa yang merupakan program pemerintah yang tujuannya untuk pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan. “Bapak Presiden semenjak menjabat pada tahun 2014 ingin membangun Indonesia dari pinggiran dan pedesaan, tujuannya untuk pemerataan pembangunan,” kata Tito.

Ia pun menambahkan, terpusatnya pembangunan di perkotaan membuat pemerintah menaruh perhatian secara khusus pada pembangunan di pedesaan. Selain pemerataan pembangunan, dana desa juga ditujukan untuk menekan angka urbanisasi dan pengangguran di desa.

Baca juga :  Ini 10 Check Point Zona Merah PSBB di Kabupaten Bogor

“Salah satu konsep dari Bapak Presiden adalah membangun seluruh desa, dan jantung dari pembangunan itu adalah anggaran, sehingga Bapak Presiden sudah menggelontorkan anggaran sejak masa jabatan pertamanya hingga saat ini,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta kepada Kementerian Keuangan agar Provinsi Jawa Barat diberikan anggaran lebih untuk pembangunan desa.

“Desa kita di Jawa Barat ini kan kecil tapi wilayahnya kan luas maka anggarannya tiap tahun itu habis untuk infrastruktur yang engga beres-beres, sedangkan di provinsi lain anggarannya sudah untuk pemberdayaan masyarakat, ekonomi, sosial. Saya mohon ada pertimbangan dari Kementerian Keuangan agar faktor kepadatan penduduk itu bisa dijadikan dasar untuk penambahan anggaran bagi Jawa Barat,” ungkap Ridwan Kamil.

Baca juga :  Bupati Bogor Tinjau Aktivitas Stasiun Bojong Gede di Masa PSBB

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin berharap, dengan adanya bantuan dana desa ini dapat menunjang percepatan pembangunan sesuai dengan program Pancakarsa yang digaungkannya.

“Pembangunan di Desa juga menjadi prioritas saya, mengingat desa adalah tempat tumbuhnya aktifitas ekonomi mayoritas warga Bogor. Satu Miliar dialokasikan untuk tiap desa dari APBD. Dana itu dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur desa, perbaikan pelayanan publik dan menurunkan kemiskinan,” sebutnya.

Ia pun mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mengawasi penggunaan dana tersebut agar tepat guna dan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Saatnya desa mandiri, maju dan menjadi pusat perekonomian warganya,” tegasnya. */FUZ/STR