Home / Daerah

Senin, 23 Juli 2018 - 11:39 WIB

Dampak Pergaulan Bebas, Kabupaten Bogor Rentan Pembuangan Bayi

BOGOR, kabar1.com – Kabupaten Bogor masih dinilai daerah yang rentan terhadap pembuangan bayi terlebih pergaulan bebas yang tidak dapat lagi terbendung mulai dari pengaruh media sosial ataupun gaya hidup anak muda.

Dalam dua bulan terakhir ini saja, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor sedikitnya menemukan dua kasus temuan bayi yang diduga hasil dari ‘hubungan gelap’ pasangan muda-mudi.

Pertama di Desa Susukan Kecamatan Bojonggede pada tanggal 13 Juni 2018 dan tanggal 5 Juli 2018 di Kampung Sawah, Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Usia dua bayi jenis kelamin laki-laki tersebut kisaran satu sampai tiga hari. Karena pada saat diperiksa tim dari Dinas Sosial menemukan masih adanya placenta (ari-ari bayi),” ujar Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinsos Kabupaten Bogor, Dian Mulyadiansyah.

Dinas Sosial Kabupaten Bogor sendiri telah mencatat titik-titik yang menjadi daerah rawan terjadinya pembuangan bayi akibat hubungan gelap. Di antaranya wilayah Industri seperti Cileungsi, Gunung Putri dan daerah Pariwisata seperti Cisarua dan Megamendung.

“Selain daerah Industri dan Pariwisata, daerah rentan miskin pun ada. Contohnya daerah perbatasan Bogor-Sukabumi dan Bogor-Banten juga menjadi titik rawan,” ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Kabupaten Bogor, Leni Rachmawati.

Dalam penemuan kasus pembuangan bayi, Dinas Sosial Kabupaten Bogor melalui tim dari Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) juga memiliki perananan melindungi keselematan pasca bayi ditemukan.STR

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Daerah

Dewi Yul : Solomon Pantas Bersaing Dengan Musisi Papan Atas

Sosok

Pandemi Covid-19 : Kisah Sang Dokter Sebagai Garda Terdepan Melawan Virus Corona

Daerah

Pemkot Tangsel Punya Ruang Instalasi Khusus Penanganan Virus Corona

Daerah

Kantor Kejari Tangsel Diresmikan