Dampak Pandemi Corona, 21 Perusahaan di Bogor PHK Karyawan

Dampak Pandemi Corona, 21 Perusahaan di Bogor PHK Karyawan 13

BOGOR – Pandemi wabah corona terus menunjukan dampaknya. Tak hanya pada sisi kesehatan yang merenggut korban jiwa, tapi juga menyasar sisi ekonomi masyarakat.

Hal itu dapat dilihat dari mulai banyaknya perusahaan-perusahaan yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Di Bogor, misalnya. Ada 21 perusahaan dari 70 perusahaan yang ada telah memutus kontrak kerja para pekerjanya sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bogor, Rahmat Surjana, Rabu (8/4/2020). Menurutnya, dari 21 perusahaan itu, jumlah pegawai yang di PHK masih cenderung sedikit yakni 82 orang.

“Mudah-mudah tidak sampai ada PHK massal dan Pandemi Covid-19 segera berakhir. Tapi ini masih data sementara dan akan kita perbaharui lagi nanti,” katanya.

Baca juga :
Ma'soem University Salurkan Bantuan APD

Dia mengungkapkan, PHK paling besar terjadi pada salah satu pabrik alat elektronik yang berada di wilayah Kecamatan Ciawi. Jumlah pegawai yang di PHK mencapai 35 orang.

Kemudian disusul salah satu industri jasa hotel di Kecamatan Babakan Madang, yang telah mem-PHK 23 orang serta merumahkan sementara 82 karyawan lainnya. Sedangkan, 29 perusahaan lain, mem-PHK karyawan hanya satu atau dua orang.

“Biasanya kesepakatannya seperti itu. Kalau situasi sudah normal dan perusahaan akan merekrut pegawai lagi, disarankan agar mengambil pegawai yang sudah di PHK. Agar tidak muncul pengangguran baru,” tukasnya. FUZ

tutup

Ad Blocker Detected!

Refresh