Dampak Kemarau Panjang, Warga Di Kecamatan Sajira Alami Krisis Air Bersih

LEBAK | kabar1.com- Dampak kemarau yang melanda dikabupaten Lebak, Banten, kini mulai dirasakan sebagian besar warga hampir di semua Desa dikecamatan Sajira, bahkan sebagian besar masyarakatnya mengalami krisis air bersih, sehingga untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat harus menempuh puluhan kilometer ke sungai Ciberang.

Menurut Asep Sahrudin Kepala Desa Sukarame kecamatan Sajira disela-sela kesibukannya saat ditemui Semin (06/08/2018), bahwa saat ini sebagian besar masyarakat desanya yang tersebar di tiga belas kampung mulai mengalami krisis air bersih, sehingga untuk memenuhi berbagai kebutuhannya warga yang berada dikampung jauh dari sumber air terpaksa harus menempuh jarak mencapai lima kilometer menuju kesungai Ciberang.

Baca juga :  Gelaran pengajin rutin IML, turut mendoakan Allmarhum Jemi Zam Zami.

“Untuk mencapai kesumber air disungai Ciberang warga kampung Cipager terpaksa harus menempuh jarak lebih dari lima kilometer. “Kata Asep.

Sedangkan, lanjut asep,  kondisi sungai Ciberang sebagai tumpuan utama masyarakat dikecamatan Sajira, meskipun kesehatan dan kebersihan air masih diragukan

Baca juga :  Longsor Tebingan DAS Cimangeunteung Ancam Warga Desa Talagahiang

Berdasarkan hal itu ia selaku kepala desa berharap kepada Pemerintah Kabupaten Lebak dan pemerintah provinsi Banten untuk membantu masyarakat didesa dengan bantuan pembangunan sarana air bersih sehingga ketika mengalami musim kemarau di kemudian hari tidak lagi kesulitan seperti yang saat ini terjadi pungkasnya.

Senada dikatakan Yahya PLT Kepala Desa Margaluyu kecamatan Sajira, kkondisi serupa juga dialami sebagian besar warga didesanya yang ada Di tiga kampung, juga mengalami krisis air bersi, sehingga untuk pemenuhan kebutuhan air bersih tersebut warga di tiga kampung tersebut harus menempuh puluhan kilometer u tuk mendapatkan air bersih.

Baca juga :  Seorang Kakek 60 Tahun Cabuli 3 Bocah Ingusan

Sedangkan untuk warga yang dekat kesungai Cibeurih mereka terpaksa menggali sumur disungai Cibeurih yang sudah mengering, oleh karena itu ia juga berharap kepada pihak pemerintah untuk segera membangunkan sarana air bersih sebagai pemenuhan kebutuhan kebutuhan air bersih bagi warga didesanya, harap Yahya. PIK






Pos terkait