Home / Internasional

Rabu, 25 Maret 2020 - 09:10 WIB

Corona Masih Mewabah, Hantavirus Mulai Menghantui

istimewa

istimewa

BOGOR – Wabah corona (Covid-19) masih menjadi momok menakutkan, kini koloni manusia di jagat bumi kembali dihantui virus lain membahayakan. Kabar ini sendiri terungkap setelah Global Times mengabarkan satu orang warga di China, tepatnya Propinsi Yunan, meninggal dunia ketika dalam perjalanan pulang ke Provinsi Shadong, Senin (23/3/2020).

Dari hasil pemeriksaan, korban terinfeksi virus mematikan, yakni Hantavirus. Menurut Centers for Disease and Prevention (CDC), Hantavirus adalah keluarga virus yang menyebar terutama oleh tikus. Virus ini dapat menyebabkan beragam sindrom penyakit pada orang di seluruh dunia.

Baca juga :  Ditengah Pandemi Corona, Pemuda Ini Nekat Janjian Tawuran

Beberapa penyakit yang disebabkan Hantavirus adalah hantavirus pulmonary syndrome (HPS) dan haemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS). Penyakit tersebut, tidak ditularkan lewat udara melainkan lewat kontak cairan tubuh seperti urine, feses dan ludah tikus. Namun bisa juga menular lewat gigitan.

Baca juga :  PBB Undang BNN RI

Gejala awal virus ini adalah kelelahan, demam dan nyeri otot, terutama pada kelompok otot besar paha, pinggul, punggung dan terkadang bahu. Gejala-gejala ini bersifat universal. Mungkin juga ada sakit kepala, pusing, kedinginan dan masalah perut layaknya mual, muntah, diare dan sakit perut. Pasien akan mengalami fase awal penyakit selama empat hingga 10 hari. Gejala HPS yang terlambat muncul adalah batuk dan sesak nafas.

Baca juga :  Cegah Corona, Ini Hasil Rapat Bupati dan SKPD di Lingkup Pemkab Bogor

Sementara itu, dikutip dari Firstpost, infeksi yang tak tertangani juga dapat berakibat fatal. Bahkan tingkat kematiannya mencapai 38 persen. */FUZ/STR

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Internasional

AKBP Roland Ronaldy Jabat Kapolres Bogor

Internasional

MRI Kecam Pembiaran Pemerintah India Terhadap Kerusuhan Sektarian

Internasional

PBB Undang BNN RI
Dukung Gerakan Lockdown, Pornhub Gratiskan Tontonan Berkonten Dewasa

Internasional

Dukung Gerakan Lockdown, Pornhub Gratiskan Tontonan Berkonten Dewasa