COD di Pom Bensin, Pengedar Upal Dibekuk Polisi

SUMEDANG, kabarsatu.com – Dua terduga pelaku pengedar uang palsu (upal) berhasil dibekuk jajaran Reskrim Polres Sumedang, Rabu 04 Oktober 2017. sekira pukul 21.30 WIB.

Keduanya ditangkap di rumah salah satu terduga tersangka, DS yang beralamat di dusun Batugara RT 01/RW 06, Desa Cikondang, Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang. Hasilnya, Polisi berhasil mengamankan barang bukti, diantaranya 19 lembar uang palsu pecahan Rp. 100.000,- dan 1 lembar uang palsu pecahan Rp. 50.000,-. Serta uang palsu lainnya sebanyak 24 lembar dengan pecahan Rp. 100.000.-, uang palsu sebayak 22 lembar dengan pecahan Rp. 50.000,-, dan uang palsu sebayak 33 lembar pecahan Rp. 50.000,-yang belum dipotong. Selanjutnya Barang bukti diamankan di Polsek Cimalaka.

Baca juga :  Santri Pesantren Kholafiyah Miftahul Hasanah, Dalami Ilmu Jurnalistik

Informasi yang diperoleh kabarsatu.com, pengungkapan Tindak pidana pemalsuan mata uang dan uang kertas negara ini bermula pada hari Jum’at tanggal 29 September 2017 sekira jam 23.00 WIB, di dekat SPBU mandalaherang tepatnya di Dusun Hegarsari RT 03/RW 04, Desa Mandalaherang Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang.

Baca juga :  Pemanfaat PKH Terima Tambahan Jumlah Barang

Korban pelapor menjual handphone merk samsung jenis J5 prime kepada pelaku sebesar Rp. 1.950.000,-. Kemudian pelaku menyerahkan uang sebesar Rp. 1.950.000,- kepada korban setelah setelah itu korban menghitung dan menerawang uang tersebut. Setelah diraba dan diterawang oleh korban diduga uang tersebut palsu.

Baca juga :  Kasus Penipuan Catut Nama Dansektor, Kini Masuk Proses Penyelidikan Kepolisian

Kemudian korban langsung mengejar pelaku akan tetapi pelaku dengan menggunakan sepeda motor honda beat Z-4624-BR berhasil meloloskan diri kearah sumedang. Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Cimalaka.YAS






Pos terkait