Bupati Bogor Pantau Simulasi PSBB

Bupati Bogor Pantau Simulasi PSBB 43

BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin melakukan pemantauan ke sejumlah titik cek poin dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bogor, Selasa (14/4/2020). Tak hanya memastikan kesiapan para petugas, politisi PPP ini juga menggelar simulasi sekaligus sosialisasi langsung kepada masyarakat.

Dalam simulasi PSBB tersebut, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, jika masih banyak masyarakat yang belum mengetahui dan mengerti PSBB. Sehingga, penerapan perdana PSBB hari ini, masih termasuk dalam tahapan sosialisasi. Belum kepada pemberian sanksi pelanggar.

Test
Baca juga :
Brak!  Tiga RKB SDN di Subang Ini Ambruk

“Untuk sanksi, karena masih banyak masyarakt yang belum ngerti, PSBB besok (hari ini-red) jika ada yang melanggar seperti tidak memakai masker misalnya, itu akan disuruh putar balik. Agar ada efek jera,” kata Ade Yasin usai melaksanakan simulasi PSBB di Fly Over Cibinong.

Setelah sosialisasi ini diberlakukan, ia pun mengaku belum mengambil keputusan sanksi yang akan diberikan kepada masyarakt yang tidak taat aturan PSBB.

“Belum, kita tentukan dulu sosialisasi yang aman untuk mereka tahu. Karena pada saat kita memberikan sanksi, belum tentu mendidik mereka. Yang penting mereka tahu dulu. jadi tanggal 15 April 2020 tugas dari instasni terkait untuk memantau semua kegiatan,” tandas Ade Yasin.

Baca juga :
Jaringan Pemalsu SIM Tinggal di Perum TNI AD

Tak terkecuali pengendara sepeda motor pribadi bukan ojek online atau ojek pangkalan. Dalam masa PSBB ini, para pengendara pribadi hanya diperbolehkan mengangkut orang dengan alamat atau KTP yang sama atau satu tempat tinggal.

“Kalau suami istri atau keluarga itu bisa. Tapi untuk ojek online, itu hanya boleh untuk mengangkut barang,” ungkap Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy.

Baca juga :
Demi Suksesnya Pilkada Serentak 2018, KPU Subang Gelar Istighosah

Menurutnya, kepolisian melaksanakan PSBB ini sesuai dengan apa yang dituangkan dalam Peraturan Bupati (Perbup) Bogor.

“Mekanismenya, jadi untuk PSBB ini kita jalankan apa yang diatur Perbup. Dan kita juga membatasi jumlah penumpang dalam angkutan umum, yakni 50 persen (dari kapasitas angkutan),” jelas Roland. FUZ