Home / Pemerintahan

Selasa, 25 Februari 2020 - 17:10 WIB

Bupati Bogor Minta BUMD Harus Hasilkan Untung

BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin memimpin rapat sosialisasi perubahan badan hukum BUMD di Ruang Rapat Bupati, Cibinong, (24/2/2020). Pada kesempatan ini, orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman itu secara tegas meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menghasilkan untung dan Kepada para komisaris dan  direksi BUMD, Bupati Bogor meminta perusahaan-perusahaan Daerah ini turut menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Selain public service, BUMD saya minta harus juga menghasilkan profit atau nilai tambah hingga menambah PAD untuk selanjutnya bisa membiayai pembangunan,” ujarnya.

Baca juga :  Repdem Sukses Punguti Ratusan Kilo Sampah Plastik Puncak

Ia juga mengatakan, mengenai pembangunan Hotel Sayaga yang dibangun oleh PT Sayaga Wisata tentunya harus diselesaikan secepatnya. “Harus diselesaikan, mereka harus tuntaskan. Karena kan belum operasional juga. Makanya, saya tadi meminta kepada BUMD selalu berkordinasi dengan asisten, sekda dan bupati, jangan jalan sendiri sendiri. Karena ini kan dibawah pengawasan kita juga kan semuanya,” katanya

Akan tetapi, menurut Bupati Bogor, kondisi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bogor, sudah sebagian BUMD berjalan. Walaupun, belum memberikan keuntungan yang besar. “Tapi iah minimal mereka memberikan jalan, dan ada yang sudah memberikan keuntungan dan ada juga yang belum,” ucapnya.

Baca juga :  Tiga Kendaraan Tabrakan di Cijeruk

Dalam kesempatan ini, Ade Yasin juga akan merustrukturisasi perusahaan plat merah sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 54 tahun 2017 tentang BUMD.

“Langkah restrukturisasi ini kami ambil demi ‘sehatnya’ BUMD, untuk PDAM Tirta Kahuripan yang sudah sehat  saya pun mempertanyakan sudah 39 tahun berjalan kenapa sayacakupan pelayanannya baru 23 persen karena menurut saya harusnya sudah mencapai 50 persen,” paparnya.

Baca juga :  Jelang Pilpres, Target RPJMN Tahun 2019 Tidak Akan Tercapai

Ade menjelaskan restrukturasi atau perubahan badan hukum tidak menjamin BUMD bakal ‘maju’ tanpa dukungan dari aparatur Pemkab Bogor lainnya.

“Apapun namanya atau restrukturisasi tidak akan bisa memajukan BUMD apabila tidak didukung oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya, misal dalam pembangunan jalan aspalnya disarankan dari PT. PPE atau Aparatur Sipil Negara (ASN) menambungnya selain di BJB juga di Bank Tegar Beriman (BTB),” jelasnya. */WAN

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Nasional

Joko Widodo Naikan Tunjangan Kinerja Babinsa, Ini Besarannya

Hukum Kriminal

Pelantikan 2 PJS Kades Di Sukajaya, Dimata Aktivis Sarat Kejanggalan

Daerah

Jika Tak Turun SK Bupati, Guru Honor Cianjur Bakal Mogok Ngajar

Daerah

Pemkot Tangsel Dapat Dana Insentif Daerah Sebesar Rp 30 Miliar