Bunga Bangkai Ditemukan Di Cianjur

CIANJUR, kabar1.com – Bunga Bangkai ditemukan warga tumbuh di area perkebunan milik warga di Kampung Jangga, Desa Langensari, Kecamata Karangtengah Cianjur, Senin (23/10/2017)

Bunga bangkai yang dalam bahasa latin dikenal dengan istilah Ammorphopallus titannum tersebut, telah tumbuh setinggi kurang lebih 60 centimeter. Lebar kelopak bunga 50 centimeter, berwarna merah keunguan dengan putik berwarna kuning atas merah ati, serta mengeluarkan aroma yang tidak sedap, yang dapat tercium hingga beberapa meter.

Baca juga :  Sering 'Diberangus',¬†Dewan Sebut Cara Pemkab Bogor Salah!

Tumbuhan Langka tersebut, pertama kali ditemukan pemilik kebun, ketika hendak bersih-bersih, sejak tiga hari yang lalu.

Pemilik kebun Sartika (50) mengatakan, pertama kali bunga bangkai tersebut ia temukan, secara tidak sengaja. Awalnya dia mencium aroma tidak sedap (busuk) dan ketika tumbuhan tersebut ditemui, masih dalam keadaan kuncup atau belum mekar.

Baca juga :  Kapolda Jabar Cek Kesiapan Operasi Ketupat Lodaya 2018

“Saya rasa, saya temukan bunga ini, sekitar tiga hari yang lalu. Secara tidak sengaja,” ujar sartika saat ditemui kabar1.com

Dia mengungkapkan, bunga tersebut tumbuh ke dua kalinya ditempat ini. Namun, yang pertama tidak sebesar saat ini. “Sebelumnya sempat ada sekitar dua tahun lalu dan baru tumbuh lagi sekarang,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dusun (Kadus) III Desa Langensari, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Syahidin menuturkan, informasi didapatnya dari warga sekitar yang memberitahukan adanya bunga bangkai tersebut. Selain itu, sering tumbuhnya bunga itu membuat warga cuek dan dibiarkan.

Baca juga :  Razia Pekat Satpol PP Kabupaten Bogor Diduga Bocor

“Mungkin karena sudah sering tumbuh dan warga sudah tidak penasaran jadi pada cuek dan membiarkan. Namun, seringnya tumbuh bunga bangkai di Desa Langensari warga jarang ada yang memberitahukan pihak Pemerintah Desa (Pemdes),” ungkapnya. (Die)