Brak!  Tiga RKB SDN di Subang Ini Ambruk

  • Whatsapp

SUBANG, kabar1.com – Tiga ruangan kelas belajar di SDN Taruna Jaya, Dusun Dukuh Tengah, Desa Dukuh, Kecamatan Ciasem, Subang ambruk beberapa hari yang lalu akibat sudah lapuknya bagian atap. Kejadian ini tentu jadi ironi di tengah gelontoran dana yang begitu banyak untuk dunia pendidikan.

 

Bacaan Lainnya

Beruntung,  tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya kerugian materi cukup besar dan untuk kegiatan belajar mengajar dipindah ke ruangan lain.

 

Kepala Bidang SD Disdikbud Kabupaten Subang, Mas Indra Subhan, didampingi Kepala Sekolah SDN Taruna Jaya, Yuyu Gunadi, S.Pd membenarkan ambruknya sekolah tersebut. “Sebelumnya sempat dianggarkan namun setelah dihitung kembali untuk perbaikan akan kurang dan akhirnya malah jadi begini, “katanya, saat dikonfirmasi , Jumat (20/7/2018).

 

Namun demikian, lanjut Mas Indra, pihaknya kini sedang melakukan proses pembangunan kedarutan dari APBD II, bila tidak memungkinkan melalui dana pusat. “Yang jelas kita usahakan agar ketiga ruangan yang ambruk pada tahun ini bisa direhabilitasi kembali, “jelasnya.

 

Ia mengakui kalau persoalan sekolah yang rusak cukup banyak tetapi dalam realisasinya dilihat dari skala prioritas.

 

Kepala Sekolah SDN Taruna Jaya, Yuyu menerangkan kalau sekolahnya ambruk 2 kali pada hari Minggu (15/7/18) saat sedang beres-beres untuk menyambut ajaran baru, namun baru terendus media pada hari ini.  “Kejadiannya pada hari Minggu, pertama pukul 11.00 Wib dibagian belakang dan kemudian ketika kami akan memindahkan isi ruangan kantor ambruk lagi pukul 13.30,” ujarnya.

 

 

Tidak hanya dirinya, rekan guru dan staf pun sempat panik Betapa tidak, pihaknya yang saat itu digunakan untuk kantor dan hendak masuk sekolah ahirnya ambruk pula. “Kata orag Sunda mah masih beruntung keneh karena belum masuk sekolah sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

 

Dari 3 kelas menjadi 4 ruangan. Sedangkan yang total rubuh sebenarnya sudah dikosongkan sejak satu lalu. “Jadi untuk kegiatan belajar mengajar tetap di kelas dengan cara bagi 2 shif, pagi dan sore serta jumlah siswa seluruhnya 189 orang,” pungkas Yuyu. ARP

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia