Home / Hukum Kriminal

Kamis, 27 Februari 2020 - 00:32 WIB

BNNP Sumut Gagalkan Penyelundupan 26,4 Kilogram Sabu dan Musnahkan 23 Hektar Ladang Ganja

SUMUT – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali gagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu di Provinsi Sumatera Utara. Tim BNN Provinsi Sumatera Utara berhasil mengidentifikasi sebuah truk yang diduga membawa narkotika jenis sabu dari Aceh di kawasan Binjai, Medan, Sumatera Utara, belum lama ini.

Truk yang melaju dengan kecepatan tinggi tersebut dipaksa berhenti dan digiring oleh Tim menuju Kantor BNNP Sumatera Utara. Melalui siaran pers, Kepala BNNP Sumut, Brigjend Pol. Atrial, menyampaikan telah menemukan 28 bungkus sabu seberat 26,4 kg yang disembunyikan pelaku didalam truk.

Baca juga :  Membandel, Truk Angkutan Tanah Urugan diamankan Unit Lantas Polres Lebak

“Tim membuka paksa tangki bensin dan menemukan 14 bungkus sabu. Dengan bantuan anjing pelacak (K9), Tim kembali berhasil menemukan 14 bungkus lainnya didalam kotak perkakas pada truk yang sama. Sehingga total sabu yang berhasil ditemukan sebanyak 28 bungkus dengan berat bruto 26,4 kg,” ujar Atrial saat dijumpai awak media.

BNN mengamankan sopir truk berinisial AS. Dari keterangannya, Tim BNN berhasil mengantongi satu nama tersangka lainnya berinisial MA. Pengejaran dilakukan, MA berhasil diamankan di kawasan Pidie, Aceh, Rabu (19/2/2020).

Baca juga :  Kejari Bogor Sita Sejumlah Emas Batangan

MA mengaku memerintah As untuk membawa narkotika tersebut ke Jakarta melalui Pekan Baru.  Sementara MA mengaku diperintah oleh R (DPO) yang berada di Jeunieb Kabupaten Bireuen untuk memboyong sabu tersebut dengan total upah sebesar 700 juta rupiah.

Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 UU no.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup.

Atrial menambahkan, pihaknya juga telah berhasil menemukan dua titik ladang ganja di kawasan Mandailing Natal. Satu titik ladang seluas 18 Hektar berada di bukit Tujuh Desa Banjar Lancat, Kecamatan Panyabungan Timur, Aceh, Selasa (17/2/2020), dengan total pohon ganja yang berhasil dimusnahkan perkiraan mencapai 15.000. Sementara satu titik  lainnya berada di kawasan Tor Sihite Desa Banjar Lancat dengan luas kurang lebih 3 sampai dengan 5 hektar dan jumlah pohon ganja perkiraan sebanyak 10.000 batang.

Baca juga :  Pakar Hukum: Statemen Eggy Bukan Penghinaan

Pemusnahan Ladang ganja tersebut dilakukan sesuai dengan aturan hukum yang tertera pada UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. */STR/FUZ

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Polisi Ringkus Jambret Telepon Seluler

Hukum Kriminal

Polisi Ringkus Jambret Telepon Seluler

Hukum Kriminal

Kasus Kecelakaan Samsul Arifin Bakal Berlanjut Ke Ranah Hukum

Hukum Kriminal

Kejari Bekuk Terpidana Penipuan Saat Sedang Jualan Sembako

Hukum Kriminal

Pasca Aksi, Kumala Minta Perlindungan Kepolisian