Home / Hukum Kriminal / Nasional / Peristiwa

Senin, 24 Februari 2020 - 18:43 WIB

BNN Terus Kembangkan Kasus Penggerebekan Pabrik Ekstasi di Bandung

BANDUNG – Badan Narkotika Nasional (BNN) terus melakukan pengembangan terkait penggerebekan empat rumah di Bandung yang disulap menjadi pabrik ekstasi, Minggu (23/2/2020). Hal ini ditegaskan, Irjend Pol Arman Depari dalam keterangan persnya secara tertulis via WhatsApp.

Sebelumnya, ia juga membenarkan adanya penggerebekan rumah yang digunakan sebagai pabrik pembuatan ekstasi. “Penggerebekan itu kami lakukan disalah satu komplek perumahan di Bandung,” jelas Arman.

Baca juga :  Hore, THR Cair Tahun Ini, Ini Besarannya

Lanjutnya lagi, ada 4 rumah yang dijadikan tempat pembuatan ekstasi. “Dari penggerebekan ini ditemukan 2 unit mesin besar untuk mencetak pil ekstasi, bahan kimia padat dan cair. Dan ada pula pil yang sudah dikemas dalam kotak dan siap edar berjumlah jutaan pil, dari sana kami amankan 6 orang tersangka,” paparnya.

Baca juga :  BNN Gelar Pelatihan Bertaraf Internasional Libatkan 9 Negara

BNN Terus Kembangkan Kasus Penggerebekan Pabrik Ekstasi di BandungDiakui Arman, kini pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap barang bukti lainnya yang sempat didistribusikan keluar daerah berjumlah kira-kira 400 butir.

Jenderal Polisi berbintang dua ini juga mengakui, saat ini tim labfor BNN sedang melakukan pemeriksaan terhadap jenis dan kwalitas ekstasi.

Baca juga :  Belasan PMKS Digaruk Satpol PP

“Tim masih bekerja dan rencananya siang ini (24/2) kami akan release langsung di lokasi pada awak media sekitar jam 12:30 WIB,” pungkas Deputi Pemberantasan BNN. */FUZ/STR

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Daerah

Kekerasan Seksual Terhadap Anak Marak di Bogor
Soal Ancaman Pidana Berkerumun, ICJR Nilai Polri Overkriminal

Hukum Kriminal

Soal Ancaman Pidana Berkerumun, ICJR Nilai Polri Overkriminal

Peristiwa

Kecebur Lobang Bekas Galian, Bocah 7 Tahun Tewas

Nasional

Presiden Jokowi Serahkan Sertifikat untuk Rakyat dan Tanah Wakaf di Sumatra Selatan